3 Februari 2023 - 13:42 13:42

Titik Terang Pascateror di Rumah Ketua KPK

WartaPenaNews, Jakarta – Penyelidikan teror bom di rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif dan Agus Rahardjo, mengalami kemajuan. Polri memastikan sedang menganalisis hasil empat rekaman closed circuit television (CCTV).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan isyarat adanya petunjuk yang didapatkan penyidik untuk mengetahui pelaku teror, khususnya yang terjadi di rumah Laode. Tito menjelaskan bahwa kepolisian telah menemukan sejumlah petunjuk menarik terkait teror di rumah dua pimpinan KPK. Namun, petunjuk tersebut belum bisa dijabarkan.

”Ya, semoga secepatnya terungkap,” papar Tito di kampus Universitas Indonesia (UI) kemarin (10/1).

Dia mengaku telah menginstruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz untuk membuat tim gabungan dengan KPK guna mengungkap kasus teror tersebut. Harapannya, pengungkapan kasus itu bisa lebih transparan. ”Saya sudah koordinasi dengan Pak Agus dan Pak Laode,” ujarnya.

Saat ini penyelidikan kasus tersebut sedang fokus ke rekaman CCTV di rumah kedua pimpinan. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa empat CCTV itu dianalisis untuk bisa mendapatkan petunjuk. ”Tim sedang bekerja untuk mengetahui apakah pelaku dapat dikenali melalui CCTV. Masih proses, ya,” ujarnya.

Bukankah ada dua pelaku berboncengan yang terekam di CCTV? Dia mengaku hal tersebut masih dianalisis. ”Perlu dilihat, terekam itu apakah bisa dikenali. Kalau ternyata pakai topeng dan sebagainya,” jelasnya.

Yang pasti, empat CCTV itu diupayakan bisa mengurut perjalanan pelaku. Dari mana pelaku masuk area rumah pimpinan KPK hingga menaruh atau melemparkan bom molotov di rumah Laode. ”Ini yang sedang disusun,” paparnya.

Dalam kasus tersebut, ada 12 saksi yang telah diperiksa. Saksi-saksi tersebut dimintai keterangan terkait kronologi kejadian dan kemungkinan melihat pelaku. ”Tapi, kebanyakan hanya melihat bom molotov yang telah pecah dan mengeluarkan api,” paparnya.

Dedi meminta masyarakat tidak mempersepsikan kasus tersebut di luar fakta hukum. Sebab, penegakan hukum itu berdasar fakta hukum yang ditemukan. Kejadian tersebut perlu dibuktikan secara ilmiah, misalnya, bukti siapa pembuat bom, siapa pelempar, dan siapa yang mengorder untuk meneror. ”Pembuktian ilmiah, jangan asumsi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku baru tahu saat malam setelah kejadian bahwa bom pipa yang dipasang di pagar rumahnya adalah fake bomb. ’’Bahan bakunya bukan mesiu, jadi semacam semen putih,’’ terangnya saat ditemui di Hotel Bidakara kemarin. Hanya, bentuknya memang dibuat mirip bom betulan. Ada rangkaian kabel, baterai, dan pemicu.

Selain itu, lanjut dia, dirinya sudah dihubungi pihak Mabes Polri. Penyidik meminta Agus menyediakan waktu untuk memberikan keterangan seputar kasus tersebut. ’’Sebetulnya saya malah minta tadi malam sekalian, tapi teman-teman mengatakan agar saya beristirahat dulu,’’ lanjutnya. Yang jelas, pemeriksaan segera dilakukan. Bisa kemarin sore, malam, di KPK atau hari ini (11/1).

Untuk saat ini, dia belum bisa menyimpulkan apa pun terkait teror tersebut. Dia menyerahkan semua penilaian kepada pihak kepolisian dalam rangka pengungkapan kasus. Dia berjanji, pimpinan ataupun staf KPK akan membantu apa pun yang diperlukan Polri terkait penanganan kasus itu. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
satu 1
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
3 Februari 2023 - 12:13
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur

wartapenanews.com  -  Seorang siswa teladan dari SMA Negeri 1 Kota Kotamobagu di Sulawesi Utara (Sulut) bernama Aldi, dianiaya atau dikeroyok oleh belasan siswa lainnya hingga babak belur dan harus dibawa

01
|
3 Februari 2023 - 11:07
Hujan Deras di Gunungkidul Menyebabkan Tanah Longsor

wartapenanews.com  - Hujan deras yang mengguyur Gunungkidul, Kamis (2/2/2023) malam memicu beberapa bencana tanah longsor. Hujan yang mulai pukul 19.00 WIB mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik. Tak hanya itu,

02
|
3 Februari 2023 - 10:06
Anggota DPRD Pekalongan Ditangkap saat Pesan Sabu

wartapenanews.com  -  Seorang anggota DPRD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berinisial JZ (53) ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. JZ ditangkap di rumah rekannya pada Minggu 29 Januari 2023 kemarin.

03