29 Januari 2023 - 05:52 5:52
728x90

Indonesia Darurat DBD, Ratusan Jiwa Melayang

WartaPenaNews, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, terhitung sejak 1 Januari hingga 28 Januari 2019, jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia sedikitnya telah terjadi 11.280 kasus. Sedangkan, angka kematian yang disebabkan penyakit tersebut saat ini mencapai 110 jiwa.

Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mulai awal 2019 hingga sore hari ini terjadi sudah terjadi 11,280 kasus DBD di seluruh Indonesia. Dari 22 provinsi suspect dengue itu, ada beberapa wilayah yang telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dia menyebutkan, beberapa Provinsi yang mempunyai tren tinggi kasus suspect dengue samapai sore ini, Senin (28/1) diantaranya, Jawa Timur (2.488 kasus), Jawa Tengah (600 kasus), Jawa Barat (698 kasus), NTT (988 kasus), Sulewesi Utara (887), Lampung (827 kasus) dan DKI Jakarta (600 kasus).

“Tujuh Provinsi itu masuk kategori KLB. Tapi, yang paling tertinggi di Provinsi Jatim dan daerah paling bahaya itu di Kabupaten Kediri paling banyak menderita DBD, yakni 271 orang. Jumlah kematian di Jatim sekarang ada 42 orang,” kata Nadia.

Untuk mencegah wabah DBD tersebut, Nadia mengimbau masyarakat melakukan gerakan 3M+. Yakni menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, dan mendaur ulang barang bekas. Terlebih, ia mengajak masyarakat menggunakan ikan pemakan jentik-jentik.

“Penyakit DBD ini tidak ada obatnya. Untuk itu kami meminta kepada masyarakat supaya berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Bersihkan tempat-tempat yang sekiranya jadi tempat nyamuk bersarang dan bagusnya lagi pelihara ikan pemakan jentik untuk di tempat penampungan air,” tuturnya.

Sementara itu, Pakar kesehatan dari FKUI, Ari F Syam mengatakan, masyarakat dan dokter harus waspada ketika demam berdarah mulai mengancam Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Menurutnya, semakin dini seseorang diketahui menderita DBD, makin mudah ditangani dan tidak mudah jatuh ke berbagai komplikasi seperti syok dan perdarahan yang lebih sulit ditangani.

“Kita berharap kasus-kasus demam berdarah tak datang terlambat ke rumah sakit. Karena makin terlambat, semakin susah untuk ditangani. Saat ini demam tinggi mendadak yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia terutama di Jakarta harus dicurigai demam berdarah sebagai penyebabnya,” katanya.

Pria yang menjabat sebagai Dekan FKUI ini menambahkan, saat ini gejala klinis demam berdarah cukup bervariasi. Demam yang timbul bisa secara terus menerus, bisa naik turun dan bisa hanya 1-2 hari saja. Oleh karena adanya demam yang mendadak, perlu diwaspadai kemungkinan penyakit demam berdarah sebagai penyebabnya.

“Selain demam tinggi yang mendadak, pasien kadang kala juga merasakan gangguan pada pencernaan berupa nyeri di ulu hati, mual bahkan muntah, nyeri perut serta susah buang air besar, diare pun bisa ditemukan pada 5-6 % kasus DBD. Pasien dengan DBD juga bisa disertai keluhan kepala pusing seperti melayang, pegal dan rasa nyeri di otot,” terangnya.

“Kenali penyakit demam berdarah yang saat ini sedang meningkat kasusnya pada masyarakar sekitar kita. Lakukan pemberantasan sarang nyamuk, temukan jentik-jentik sekitar rumah kita dimana terdapat genangan air,” tutup dia. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03