30 Mei 2023 - 12:19 12:19

ITPI dan IPI Sesalkan Beredarnya Log Book Pesawat Lion Air JT-610

Ikatan Teknisi Pesawat Udara Indonesia (ITPI) dan Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menyayangkan beredarnya Technical Log Book pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP yang jatuh di perairan Tajung Karawang, Jawa Barat pada tanggal, 29 Oktober 2018 lalu.

Ketua Divisi Operasi ITPI Budi Arianto mengatakan, Technical Log Book merupakan dokumen rahasia pesawat dan perusahaan maskapai, terlebih lagi dokumen itu beredar di media sebelum ditulis “Correction Action”.

“Ini tidak masuk akal karena dapat dipastikan penerbangan tidak akan terbang kalau Technical Log Book belum ditanda tangani authorized person (teknisi yang mempuyai kecakapan di type pesawat tersebut),” ujar Budi didampingi
Ketua Umum IPI Rama Noya saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Sebagai informasi tambahan, kata Budi, jika ada pergantian komponen pun harus disertakan sertifikat layak pakai, dan akan tertulis di Log Book.

Dalam pelaksanaan perawatan atau perbaikan pesawat, para teknisi harus bekerja sesuai prosedur MPD (Maintenance Planning Documents) yang dikeluarkan oleh pabrik. Ini akan menjadi referensi Maintenance Planning Engineer Dept,
yang ada di setiap airline. Selanjutnya menerbitkan Operator Main Program (OMP).

“Pekerjaan yang dilakukan teknisi pesawat udara di seluruh dunia adalah sama,” sambung Budi.

Para teknisi, sambung Budi, harus selalu update untuk menjaga kualitas dan secara periodik melalukan re-current training (pengkinian) sebagai syarat perpanjangan lisensi.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, transportasi pesawat udara masih teraman di dunia,” ucap dia.

Budi menambahkan, saat ini pihak Lion Air sudah membuat tim guna menyelidiki bocornya Technical Log Book. “Jika ada oknum-oknum yang sengajar mengedarkan log book itu tentu sanksi akan dijatuhkan oleh maskapai yang bersangkutan,” pungkas Budi.

Pasca jatuhnya pesawat Lion Air rute Jakarta-Tanjung Pinang pada Senin, 29 Oktober beredar log book pesawat yang naas tersebut. Pada laporan catatan, teredapat kerusakan teknis pada pesawat Boeing 737 Max 8, sesaat setelah lepas landas dari bandara Soekarno-Hatta. (robi)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

penemuan mayat
Mayat Tanpa Busana di Depok Sulit Diidentifikasi karena Kondisi Tak Utuh
000_99B6ZA
Duel Manchester City Vs Arsenal: Laga Berburu Gelar
Leunca
Khasiat Menakjubkan Konsumsi Leunca untuk Obati Asam Urat
Jalan Tol Serbaraja bakal mendongkrak jalur distribusi daerah penyangga ibu kota Jakarta. (Foto: Kementerian PUPR)
Tol Anak Usaha Sinar Mas Land, Koneksikan Jakarta-Tangerang-Banten
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
satu 1
Cinta Laura-Putri Marino Gaungkan Kreativitas dan Kekuatan Wanita Indonesia di Festival Film Cannes
tulang
Kenali dan Rawat Tulang Belakang Anda dengan Kasur yang Tepat
Rossarin Klinhom Foto: BabeOfTheDay
Model Seksi Asal Thailand Ini Gunakan Pakaian Dalam saat Main Kayak
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
KDRT
Istri di Depok jadi Korban KDRT Malah Ditahan

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Mei 2023 - 05:13
Sharp Perkenalkan Purefit Plasmacluster Air Purifier untuk Kualitas Hidup Lebih Sehat

wartapenanews.com - Sebuah studi baru tentang tingkat polusi udara harian global menunjukkan bahwa hampir tidak ada tempat di bumi yang aman dari udara tidak sehat. Sekitar 99,82% dari luas daratan

01
|
29 Mei 2023 - 12:09
Luhut Batal Jadi Saksi Sidang Haris Azhar & Fatiah karena Masih di Luar Negeri

wartapenanews.com - Sidang Haris Azhar dan Koordinator KontraS, Fatiah Maulidiyanty, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur sudah masuk tahap pemeriksaan saksi. Luhut Binsar Pandjaitan dijadwalkan menjadi saksi yang pertama didengar keterangannya

02
|
29 Mei 2023 - 11:07
3 Bulan Disandera KKB, Begini Kondisi Pilot Susi Air

wartapenanews.com - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kembali berbicara soal upaya penyelamatan pilot Susi Air Philips Mehrtern dari tangan KKB Papua. Intinya proses masih berjalan, lobi juga demikian. "Tadi sudah

03