10 May 2024 - 11:59 11:59

Kabar Gembira, Vaksin Corona Akan Tersedia untuk Semua Negara di 2021

WartaPenaNews, Jakarta – Dengan lebih dari 4,5 juta kasus yang terinfeksi secara global, virus corona baru atau COVID-19 terus menimbulkan kekacauan di seluruh dunia. Negara-negara di seluruh dunia telah bekerja sama untuk menahan penyebaran COVID-19.

Selain mempelajari lebih lanjut tentang virus ini setiap hari, para ilmuwan dan peneliti medis bekerja secepat mungkin untuk mengembangkan vaksin COVID-19.

Dikutip Times of India, lebih dari 100 vaksin saat ini sedang dikembangkan dalam berbagai tahap uji klinis di seluruh dunia. Delapan kandidat vaksin di antaranya, saat ini sedang dalam tahap uji klinis. Namun, para ahli percaya butuh waktu bertahun-tahun sebelum vaksin COVID-19 siap digunakan untuk manusia.

Salah satu pembuat vaksin COVID-19, perusahaan farmasi Prancis, Sanofi sebelumnya telah mengklaim bahwa pemerintas AS telah melakukan pemesanan terbesar dan telah berinvestasi. Namun, pernyataan yang dikeluarkan oleh kepala eksekutif Sanofi, Paul Hudson, tidak sama dengan pemerintah Prancis.

Sekretaris ekonomi dan keuangan Prancis, Agnes Pannier-Runacher, mengatakan bahwa suatu negara tidak akan mendapatkan akses istimewa dengan alasan memiliki uang. Menangkis kabar tersebut, perusahaan farmasi Prancis merilis pernyataan baru bahwa vaksin akan tersedia untuk semua negara.

Sampai sekarang, Sanofi memiliki dua kandidat vaksin dalam evaluasi praklinis dan telah bermitra dengan produsen obat GlaxoSmithKline (GSK) dari Inggris untuk mengembangkan vaksin. Kedua produsen telah bergandengan tangan untuk mengembangkan vaksin COVID-19 sesegera mungkin dengan menggabungkan sumber daya ilmiah dan teknologi mereka.

Pembuat obat Prancis berharap dapat memproduksi hingga 600 juta dosis vaksin COVID-19 di tahun depan. Kedua perusahaan juga berencana untuk memulai uji klinis pada paruh kedua tahun 2020. Jika berhasil, vaksin ini dapat tersedia untuk publik pada musim gugur 2021.

Pabrik obat telah berbagi tugas untuk memproduksi bagian-bagian dari kandidat vaksin. Sanofi akan fokus pada penargetan lonjakan protein virus corona baru dengan mengembangkan antigen, sementara GSK akan menghasilkan adjuvant, yang membantu dalam meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh dan menghasilkan antibodi.

Situs resmi dari grup farmasi Sanofi Prancis menjelaskan bahwa mereka menggunakan teknologi yang sudah ada yang dirancang untuk influenza, dan mereka menerapkannya pada virus baru yang menyebabkan COVID-19. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
9 May 2024 - 16:32
Helm Keramat Berusia 2.500 Tahun Ditemukan

WARTAPENANEWS.COM – Helm logam berusia 2.500 ditemukan di situs arkeologi Gomile, Kroasia. Meski ditaksir sudah berumur ribuan tahun, kondisi helm itu masih sangat bagus. Melansir Live Science, Kamis (9/5/2024), para

01
|
9 May 2024 - 16:15
Ilmuwan China Menciptakan Virus Mutan Ebola

WARTAPENANEWS.COM – Ilmuwan China telah merekayasa virus mengandung Ebola di laboratorium. Hasilnya, virus tersebut bisa menimbulkan gejala mengerikan saat menginfeksi dan membunuh hamster. Virus mutan Ebola ini diciptakan oleh para

02
|
9 May 2024 - 15:39
Usai Pesta Miras, Pemuda di Bogor Tusuk Emak-emak

WARTAPENANEWS.COM – Polisi telah menaikkan status hukum pemuda berinisial T yang melakukan penusukan kepada emak-emak di Kota Bogor. Kini, T sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka. "Sudah dinaikan menjadi tersangka," kata

03