26 May 2024 - 03:16 3:16

Kitaumroh Bidik 5 Ribu Jamaah

WartaPenaNews, Jakarta – Marketplace khusus umrah, Kitaumroh menargetkan 1.000-5.000 jemaah umrah pada 2019. Kitaumroh optimistis angka itu tercapai mengingat besarnya minat masyarakat Indonesia untuk beribadah umrah ke Tanah Suci Mekah.

“Untuk 2019, Kitaumroh menargetkan ada 1.000 sampai 5.000 orang men-donwload aplikasi Kitaumroh. Kami targetkan sebanyak itu pula jumlah nasabah yang pergi umrah lewat aplikasi Kitaumroh,” kata Chief Marketing Officer (CMO) Kitaumroh Eka Ananda Mumpuni di Jakarta.

“optimistis angka itu tercapai. Meningkatnya tren umrah di Indonesia dari tahun ke tahun terlihat positif membuat kita optimis angka itu tercapai. Dimana pada 2018, jamaah umrah Indonesia mencapai 1.005.000 orang. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat sekitar 10 persen setiap tahun,”ujarnya.

“Ditambah lagi, penetrasi belanja online di Indonesia mencapai 28,1 juta pengguna pada 2017 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 43,9 juta pengguna pada 2022,” terangnya.

“Kitaumroh berada pada posisi yang tepat untuk memfasilitasi dan memperkuat perkembangan umrah di Indonesia,”imbuhnya.

“Kitaumroh menargetkan jamaah dari kalangan generasi milenial dan orang tuanya. Nominal atau paket-paket yang ada di dalam Kitaumroh itu berkisar antara Rp20 juta sampai Rp35 jutaan,” ungkapnya.

CEO Kitaumroh Emeir Abi Aufa menambahkan, aplikasi Kitaumroh memberikan jaminan uang kembali jika ada jamaahnya yang gagal berangkat. Pihaknya sudah berkerja sama dengan perusahaan asuransi pelat merah PT Reasuransi Indonesia (Persero).

Menurut dia, perusahaan yang tergabung menjadi mitra Kitaumroh mesti memiliki izin atau terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).

“Kita tidak sembarangan merekrut penyelenggara, travel yang bergabung harus memiliki izin dan track record yang baik kepada jemaah,” ujar Abi.

Perusahaan yang didirikan pada Agustus 2017 ini melakukan penyaringan atau seleksi kepada para perusahaan penyelenggara yang ingin bergabung. Langkah ini dilakukan untuk menghindari berbagai resiko yang bisa merugikan calon jamaah.

Sampai dengan peluncuran, Kitaumroh baru menyetujui 8 perusahaan penyelenggara yang bergabung dalam aplikasi. “Kita sebetulnya sudah banyak penyelenggara atau travel yang ingin bergabung tapi yang sudah resmi yang sudah melakukan tanda tangan itu ada delapan travel umroh,” kata dia.

Syarat utama untuk bisa bergabung dengan Kitaumroh adalah sudah terdaftar resmi di Kemenag. “Kita lihat kalau izin Kemenag belum ada kita tidak bisa terima,” ujarnya.

Selain itu Kitaumroh juga melihat statistik bagi para penyelenggara pertahun sudah berapa kali melakukan pemberangkatan serta jumlah angka keuangan travel yang keluar per tahunnya dalam menjalankan bisnis umroh. (san/rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
25 May 2024 - 12:41
Terjadi Lagi, Bus Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan di Sumsel

WARTAPENANEWS.COM – Kecelakaan bus rombongan study tour kembali terjadi, kali ini dialami oleh bus membawa rombongan study tour Sekolah Dasar (SD) yang diduga dari Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera

01
|
25 May 2024 - 11:38
Di Wilayah Ini, Kendaraan Tanpa Pelat Nomor Makin Marak

WARTAPENANEWS.COM –  Kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil tanpa pelat nomor (TNKB) kembali marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ironisnya, para pengemudi kendaraan ini rata-rata mengemudi secara ugal-ugalan

02
|
25 May 2024 - 10:39
Makin Meluas, Ada 47 RT di Jakarta yang Terendam Banjir

WARTAPENANEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mulai Jumat (24/5), menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, Sabtu (25/5). BPBD DKI melaporkan, banjir siang ini meluas hingga ke

03