30 Januari 2023 - 14:47 14:47
728x90

Kitaumroh Bidik 5 Ribu Jamaah

WartaPenaNews, Jakarta – Marketplace khusus umrah, Kitaumroh menargetkan 1.000-5.000 jemaah umrah pada 2019. Kitaumroh optimistis angka itu tercapai mengingat besarnya minat masyarakat Indonesia untuk beribadah umrah ke Tanah Suci Mekah.

“Untuk 2019, Kitaumroh menargetkan ada 1.000 sampai 5.000 orang men-donwload aplikasi Kitaumroh. Kami targetkan sebanyak itu pula jumlah nasabah yang pergi umrah lewat aplikasi Kitaumroh,” kata Chief Marketing Officer (CMO) Kitaumroh Eka Ananda Mumpuni di Jakarta.

“optimistis angka itu tercapai. Meningkatnya tren umrah di Indonesia dari tahun ke tahun terlihat positif membuat kita optimis angka itu tercapai. Dimana pada 2018, jamaah umrah Indonesia mencapai 1.005.000 orang. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat sekitar 10 persen setiap tahun,”ujarnya.

“Ditambah lagi, penetrasi belanja online di Indonesia mencapai 28,1 juta pengguna pada 2017 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 43,9 juta pengguna pada 2022,” terangnya.

“Kitaumroh berada pada posisi yang tepat untuk memfasilitasi dan memperkuat perkembangan umrah di Indonesia,”imbuhnya.

“Kitaumroh menargetkan jamaah dari kalangan generasi milenial dan orang tuanya. Nominal atau paket-paket yang ada di dalam Kitaumroh itu berkisar antara Rp20 juta sampai Rp35 jutaan,” ungkapnya.

CEO Kitaumroh Emeir Abi Aufa menambahkan, aplikasi Kitaumroh memberikan jaminan uang kembali jika ada jamaahnya yang gagal berangkat. Pihaknya sudah berkerja sama dengan perusahaan asuransi pelat merah PT Reasuransi Indonesia (Persero).

Menurut dia, perusahaan yang tergabung menjadi mitra Kitaumroh mesti memiliki izin atau terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).

“Kita tidak sembarangan merekrut penyelenggara, travel yang bergabung harus memiliki izin dan track record yang baik kepada jemaah,” ujar Abi.

Perusahaan yang didirikan pada Agustus 2017 ini melakukan penyaringan atau seleksi kepada para perusahaan penyelenggara yang ingin bergabung. Langkah ini dilakukan untuk menghindari berbagai resiko yang bisa merugikan calon jamaah.

Sampai dengan peluncuran, Kitaumroh baru menyetujui 8 perusahaan penyelenggara yang bergabung dalam aplikasi. “Kita sebetulnya sudah banyak penyelenggara atau travel yang ingin bergabung tapi yang sudah resmi yang sudah melakukan tanda tangan itu ada delapan travel umroh,” kata dia.

Syarat utama untuk bisa bergabung dengan Kitaumroh adalah sudah terdaftar resmi di Kemenag. “Kita lihat kalau izin Kemenag belum ada kita tidak bisa terima,” ujarnya.

Selain itu Kitaumroh juga melihat statistik bagi para penyelenggara pertahun sudah berapa kali melakukan pemberangkatan serta jumlah angka keuangan travel yang keluar per tahunnya dalam menjalankan bisnis umroh. (san/rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03