2 Februari 2023 - 18:51 18:51
728x90

Tarif Tol Trans Jawa yang Terlalu Mahal Dikeluhkan Pengusaha

WartaPenaNews, Jakarta – Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman mengatakan, tarif angkutan barang di tol trans-Jawa relatif mahal. Untuk saat ini, sebagian besar angkutan truk memilih rute nontol sebagai opsi utama. Kyatmaja mencontohkan pengiriman barang dari Jakarta ke Surabaya.

Dari Jakarta, pengemudi truk biasanya mengambil jalur pantai utara (pantura) setelah keluar tol Cikampek meski ada alternatif via Cirebon melalui ruas tol Kanci–Pejagan. ”Kalau menggunakan tol, biaya perjalanan bertambah Rp 1,2 juta–Rp 1,8 juta,” ujar Kyatmaja, Minggu (3/2).

Sebagaimana diketahui, pada 21 Januari 2019, pemerintah menetapkan tarif baru untuk tujuh ruas baru tol trans-Jawa. Ongkos tol Jakarta–Surabaya untuk golongan V (truk dan angkutan logistik sejenis) pun menjadi Rp 1.382.500.

Untuk itu, pengusaha berharap ada semacam kompensasi mengenai tarif tol untuk truk dan angkutan barang lain. Misalnya disamakan dengan tarif kendaraan penumpang umumnya. ”Tarif itu perlu ditinjau ulang lantaran berdampak negatif tidak hanya kepada pengusaha, tetapi juga kepada occupancy ratio maupun return of investment jalan tol itu sendiri,” tambah Kyatmaja.

Kompensasi tersebut bisa diberikan untuk periode tertentu. Misalnya untuk waktu satu sampai dua tahun. “Sampai periode tertentu saja. Kalau mau selamanya juga tidak apa-apa. Namun, biasanya investor tidak mau,” ujar Kyatmaja.

Meski demikian, Aptrindo mengapresiasi dampak baik jalan tol trans-Jawa seperti mengurangi kemacetan jalan. Sebab, banyak kendaraan pribadi yang semula menggunakan jalan nasional beralih ke jalan tol.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengakui bahwa tarif tol untuk angkutan umum yang melintasi jalan trans-Jawa masih menjadi isu sensitif. “Kami mendorong pemerintah berpihak juga ke kami. Kalau tarif sekarang kami disetarakan golongan III, ya cukup mahal,” ujar Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetono.

Adrianto mengusulkan pemerintah memberikan insentif tarif tol kepada angkutan umum. Misalnya 50 persen dari biaya yang harus ditanggung. Hal itu akan sangat membantu mengurangi biaya logistik.

“Teman-teman sudah mulai pakai trans-Jawa, sudah banyak yang beroperasi lewat sana. Ini kan juga mendukung program pemerintah menggenjot transportasi umum,” kata Adrianto. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
sidang ferdy sambo
Hari Ini, Enam Eks Anak Buah Sambo Jalani Sidang Tuntutan
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
2 Februari 2023 - 12:03
Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI Dijaga Ketat Polisi

wartapenanews.com - Puluhan polisi tampak berbaris, menjaga ketat tempat kejadian perkara (TKP) rekonstruksi ulang kecelakaan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Attalah Syaputra di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Puluhan polisi

01
|
2 Februari 2023 - 11:08
Nunung Divonis Idap Kanker Payudara

wartapenanews.com -  Kabar kurang menyenangkan datang dari pelawak Nunung Srimulat. Belum lama ini, ia divonis dokter mengidap penyakit kanker payudara. Awalnya, Nunung merasakan ada benjolan di sekitar payudaranya. Namun, ia

02
|
2 Februari 2023 - 10:06
Hari Ini, Polda Metro Gelar Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI

wartapenanews.com - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah (18), di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (2/2). Polisi

03