30 Januari 2023 - 14:49 14:49
728x90

Ekspor Tempe Dinilai Tak Mampu Tingkatkan Neraca Perdagangan

WartaPenaNews, Jakarta – Pemerintah berencana akan melakukan ekspor tempe. Polemik pun terjadi, karena ekspor tempe dinilai tidak akan meningkatkan neraca perdagangan Indonesia.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, Indonesia sedang mempersiapkan untuk ekspor tempe ke luar negeri. Ini adalah pertama kali dilakukan Indonesia.

Enggartiasto mengungkapkan, ekspor diinisiasi oleh Gabungan Koperasi Tahu dan Tempe Indonesia (Gakoptindo). Namun Enggartiasto belum bisa bicara banyak ke mana saja tujuan ekspor tempe. Selain itu, kata mendag, saat ini Gakoptindo tengah mencari cara bagaimana tempe bisa bertahan lama.

“Jadi kita mesti temukan teknologi pangannya supaya gimana itu bisa awet. Tempe, makanan terenak di dunia. Saya tiap hari mesti ada tempe tahu,” ucap Enggartiasto di Jakarta, Jumat (1/2) lalu.

Menanggapi pemerintah berencana mengimpor tempe, pengamat pertanian Dwi Andreas Santosa menilai, impor tempe tak akan akan mampu mendorong neraca perdagangan RI. Dia mencatat, neraca perdagangan Indonesia minus sebesar 7,8 miliar dolar AS di 2018.

“Iya sah-sah saja impor tempe. Gak masalah bisa-bisa saja. Hanya saja tidak signifikan (buat neraca perdagangan),” kata Dwi.

Dia menjelaskan, dari sisi volume matrik ekspor tempe tidak akan meningkatkan neraca perdagangan. Karena, menurut dia, tempe tidak bisa disimpan dalam waktu lama dan pasar ekspor terbatas hanya di Singapura dan Malaysia. “Kalau ke Eropa, Eropa saja bikin (tempe) sendiri,” ujarnya.

Sementara pemerhati pertanian Juli Yulianto mengatakan, selama ada permintaan dari luar negeri, ekspor tempe bisa menghasilkan devisa.

“Artinya kita keluar devisa untuk impor kedelai, tapi bisa menghasilkan devisa dari ekspor tempe. Namun memang persoalannya bahan baku tempe kita masih banyak dari kedelai impor,” ujar Juli.

Nah, kata Juli, Ini yang harus pemerintah selesaikan dan menjadi pekerjaan rumah bagaimana agar kita bisa memenuhi bahan baku tempe tersebut dari dalam negeri. Apalagi kedelai untuk tempe berbeda dengan untuk tahu. Biasanya pelaku industri tempe lebih menginginkan biji kedelai yang besar.

“Untuk itu, bagaimana caranya pemerintah bisa mendorong produksi kedelai dengan standar yang sesuai dengan industri tempe yakni yang bijinya besar. Varietas unggul kedelai biji besar di Indonesia sebenarnya sudah ada di Grobogan, Jawa tengah yang merupakan salah satu sentra kedelai nasional sudah ada rumah tempe higenis,” tutur dia.

“Sayangnya memang upaya mendorong peningkatan produksi kedelai nasional tidak mudah karena adanya persaingan lahan dengan komoditas lainnya seperti jagung dan padi,” tambahnya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03