29 Januari 2023 - 07:00 7:00
728x90

KPU Umumkan 49 Caleg Eks Koruptor

WartaPenaNews, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum akhirnya merilisdaftarcalon legislatif (Caleg) yang pernah tersangkut kasus korupsi. Hasilnya cukup menakjubkan, ada 49 caleg eks koruptor yang mengikuti panggung pemilu 2019. Semua tersebar dari Sabang sampai Marauke.

Dari data yang dirilis, porsi terbesar ditempati Partai Golongan Karya dengan jumlah delapan caleg. Yakni empat DPRD provinsi dan empatnya kabupaten kota. Posisi kedua, ada Parta Gerindra dengan jumlah caleg enam orang. Yakni tiga orang mengikuti caleg DPRD provinsi dan tiga orang ikut caleg DPRD kabupaten/kota.

Dalam konferensi pers Rabu (30/1) malam, Komisioner KPU Ilham Saputra menjelaskan, ada 49 caleg berstatus mantan terpidana korupsi pada pemilu 2019. KPU mengumumkan nama tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 182 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017, yang mensyaratkan calon legislasi mantan terpidana untuk mengumumkan statusnya secara terbuka kepada publik.

“Ini kita mengacu pada peraturan perundang-undangan. Bahwa memang ada aturan dalam Undang-undang Pemilu Tahun 2017. Untuk menyampaikan mantan napi koruptor atau mantan napi untuk menyampaikan statusnya disampaikan kepada publik,” katanya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, sejumlah nama tersebut sudah dipastikan keabsahannya. Pihaknya meminta kepada KPU kabupaten/kota untuk memeriksa ke lembaga peradilan di kota/kabupaten masing-masing.

Bukan tanpa alasan, sambung Pramono, krocek silang tersebut dilakukan untuk lebih memantapkan data yang dimiliki KPU tidak salah. “Hal ini dimaksudkan agar tidak ada buntut dikemudian hari. Yang berakibat adanya salah satu caleg yang menuntut ataupun menggugat karena namanya terpampang di daftar caleg eks koruptor,” terangnya.

Hal ini juga diyakini sebagai salah satu bentuk mengedukasi masyarakat terhadap dunia perpolitikan Indonesia. Selain mantan narapidana koruptor, KPU juga berencana mempublish caleg yang pernah tersangkut kasus hukum lain selain korupsi. “Ini bagian dari pendidikan politik masyarakat agar masyarakat bisa memilih calon wakil rakyat yang tak punya catatan buruk. Baik secara personal dan publik,” bebernya.

Nama-nama tersebut juga direncanakan akan dipasang di tempat pemungutan suara. Agar masyarakat sebelum memilih bisa mengetahui secara jelas dan tidak lupa caleg mana saja yang pernah tersangkut kasus hukum. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03