30 Januari 2023 - 15:56 15:56
728x90

Majelis Hakim Diminta Tolak Eksepsi Putri Candrawathi

wartapenanews.com -  Penuntut umum meminta majelis hakim yang diketuai Wahyu Imam Santoso menolak eksepsi kuasa hukum Putri Candrawathi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Kamis (20/10/2022). Jaksa menegaskan surat dakwaan telah memenuhi unsur formil dan materil dan persidangan layak untuk dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

“Jaksa penuntut umum memohon kepada majelis hakim untuk menolak seluruh eksepsi yang dibacakan penasihat hukum terdakwa Putri Candrawathi,” kata penuntut umum, membacakan tanggapan atas eksepsi.

Penuntut umum menegaskan seluruh diktum eksepsi atau nota keberatan pihak kuasa hukum bukan materi eksepsi sebagaimana yang diatur dalam KUHAP. Surat dakwaan telah menguraikan peristiwa hukum pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarata (Brigadir J) di rumah dinas Kadiv Propam Polri pada 8 Juli 2022 yang lalu dan melibatkan terdakwa.

Penuntut umum menilai kuasa hukum terdakwa salah sambung memaksakan peristiwa di Magelang sebagai materi eksepsi untuk menangkis surat dakwaan perkara pembunuhan Brigadir J yang telah disampaikan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jaksel pada Senin (17/10/2022). Mengenai pelecehan itu, jaksa meminta dibuktikan dalam proses persidangan perkara pokok.

Penuntut umum menegaskan surat dakwaan disusun telah memenuhi unsur formil dan materil. Sedangkan eksepsi terdakwa yang menyinggung peristiwa di Magelang untuk menyimpulkan surat dakwaan tidak cermat bukan menjadi materi perkara pokok dan menyalahi ketentuan Pasal 156 Ayat 1 KUHAP.

“Penuntut umum tidak perlu menanggapinya akan tetapi akan mengungkapkan fakta-fakta hukum tersebut pada saat pembuktian di persidangan,” urai jaksa.

Dalam eksepsinya, tim kuasa hukum turut menyinggung adanya dampak psikologis yang dialami terdakwa imbas peristiwa di Magelang, dan menganggap jaksa mengabaikan fakta tersebut. Kuasa hukum juga menyinggung adanya pemeriksaan psikolog forensik yang menekankan terdakwa merupakan korban pelecehan namun jaksa dianggap mengabaikan peristiwa tersebut. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03