23 June 2024 - 15:53 15:53

Mendagri Mengajak Masyarakat Untuk Menebarkan Kedamaian

WartaPenaNews, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan pesan Natal kepada keluarga besar umat Nasrani Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Dalam pesannya, Tjahjo berharap Perayaan Natal kali ini dapat menebarkan kedamaian, membawa kemuliaan di hati, dan membawa semangat kegotong-royongan demi membangun negara Indonesia tercinta.

Tjahjo menilai perayaan 6 agama yang sesuai dengan undang-undang semata-mata untuk menunjukkan bahwa pemerintah melindungi dan memberikan kesempatan seluruh warga negara  untuk tidak hanya memeluk dan tidak hanya beribadah, tetapi juga melaksanakan acara keagamaan yang ada. Hal itu disampaikan Tjahjo dalam Perayaan Natal bersama di lingkup Kemendagri dan BNPP yang dilaksanakan di Aula Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta, jum’at (18/1/2019).

Kemendagri sendiri telah menjadikan peringatan hari-hari besar keagamaan menjadi agenda rutin tahunan untuk dirayakan bersama. Dihadiri pemeluk agama yang lain, Tjahjo mengingatkan negara Indonesia adalah negara majemuk dan negara yang menanamkan rasa gotong-royong.

“Negara kita adalah negara yang majemuk, negara kita adalah negara yang bergotong royong, negara kita adalah negara yang membangun kasih sayang dalam rangka melayani masyarakat dari sebuah pemerintahan yang ada”.

Tak lupa, politikus senior PDIP ini turut mengucapkan duka mendalam atas bencana alam yang terjadi di 2018 dengan harapan di tahun yang akan datang akan lebih baik.

Dalam penjelasannya Tjahjo mengingatkan akan sensitivitas tahun di Pemilu Serentak 2019. Tjahjo berharap tahun ini adalah tahun yang menggembirakan, dikarenakan tahun ini masyarakat Indonesia melaksanakan pesta demokrasi dan mengajak masyarakat untuk turut menghilangkan racun demokrasi.

“Hilangkan racun-racun demokrasi seperti politik uang, berujar kebencian, fitnah, berita bohong, Hoax, apalagi kampanye yang bersifat politisasi SARA. Sehingga partisipasi masyarakat bisa secara maksimal, negara menjamin kebebasan negara menjamin keamanan sehingga warga negara ini mampu untuk bisa melaksanakan konsolidasi demokrasi di negara kita Indonesia tercinta”, tegas Tjahjo.

Di akhir sambutannya Tjahjo menitipkan agar khotbah keagamaan berisikan semangat persatuan dan kesatuan agar rasa kebersamaan dan persaudaraan tidak menjadi korban.

“Saya titip kepada pimpinan keagamaan yang ada, pada Romo dan Pastur yang ada setiap khotbah-khotbah untuk titipkanlah rasa kebersamaan, rasa persatuan dan kesatuan, rasa persaudaraan, rasa kasih sayang di antara kita. Jangan hanya karena mengejar kekuasaan, mengejar jabatan mengorbankan kasih sayang sehingga mengorbankan kebersamaan dan persaudaraan di antara kita ini”, pungkasnya. (sol/rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
23 June 2024 - 09:25
Sharp Semarakan Jakarta Fair Kemayoran 2024 Hadirkan Promo Menarik

WARTAPENANEWS.COM – Sharp kembali ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang akan berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 12 Juni – 14 Juli 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Menempati area

01
|
22 June 2024 - 12:05
Kominfo Belum Bisa Pulihkan Usai 55 Jam Server PDN Eror

WARTAPENANEWS.COM –  Server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo masih mengalami gangguan hingga Sabtu (22/6) pukul 11.00 WIB. Gangguan server ini pertama kali diketahui pada Kamis (20/6) pukul 04.00 WIB yang

02
|
22 June 2024 - 11:16
Usai Pandemi, Bisnis Sepeda Lesu hingga Banting Harga

WARTAPENANEWS.COM – Bisnis sepeda usai era pandemi Covid-19 kini lesu. Seperti dialami toko-toko sepeda di berbagai penjuru AS yang menghadapi kesulitan setelah penjualan yang marak pada awal pandemi lalu. Menurut

03