29 Januari 2023 - 06:06 6:06
728x90

Paduan Komplit Santan dan Bumbu Asli Sasa Jadi yang Pertama di Indonesia

WartaPenaNews, Jakarta – PT Sasa Inti sebagai pelopor untuk fenomena bumbu di Indonesia tidak pernah lelah untuk berinovasi. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1968 ini terus menghadirkan beragam produk-produk lezat berkualitas yang mempermudah proses memasak tanpa mengurangi rasanya. Tidak hanya itu, Sasa pun berhasil menciptakan beberapa produk yang menjadi acuan sekaligus pertama di Indonesia.

Sebagai salah satu merek Indonesia yang paling terkemuka dan disukai, Sasa sukses menghadirkan beberapa produk terpercaya yang dapat ditemukan di hampir semua dapur di seluruh Indonesia. Dimulai dengan SASA MSG, PT Sasa Inti terus menciptakan inovasi baru untuk mengimbangi industri makanan yang bergerak cepat dengan merambah kepada produk-produk Bumbu Dapur seperti: Kaldu, Tepung Bumbu, Sambal dan Tomat, Bumbu Instant, Santan dan Mayonaise. Seluruh produk Sasa memang dirancang untuk menghadirkan dan meningkatkan cita rasa pada makanan apa pun dengan jaminan kepuasan.

Inovasi terbaru dari Sasa yakni Paduan Komplit Santan & Bumbu Asli dengan tiga produk andalannya yang mencakup Bumbu Rendang, Bumbu Lodeh dan Bumbu Opor. Keunggulan produk yang ‘Pasti Jadi, Pasti Enak’ ini bahkan bagi konsumen yang tidak bisa memasak sekalipun, merupakan perpaduan rempah-rempah dan santan dengan format bubuk dengan takaran yang pas. Untuk Bumbu Rendang sudah dilengkapi dengan kelapa parut, untuk menambah sensasi kelezatan masakan. Jadi sekarang masak masakan bersantan tidak perlu repot dan khawatir tidak jadi. Selain praktis, tidak perlu tambahan bumbu lainnya.

“Sasa memang berkomitmen untuk membuat orang-orang terutama ibu-ibu menjadi mudah dalam proses cookingnya tanpa mengurangi rasanya. Untuk itu kita selalu berupaya untuk terus mengedepankan inovasi. Jadi kita memang ingin membuat orang-orang menjadi lebih mudah & nyaman dalam memasak,” ujar Head of Marketing PT Sasa Inti, Albert Dinata, Rabu (6/2).

“Untuk kategori santan itu kita mulai dari tahun 2015. Santan bubuk yang kita luncurkan menjadi yang pertama memiliki teknologi tinggi dalam proses pembuatannya. Jadi kalau dilihat santan bubuk yang dimiliki Sasa bentuknya granul seperti susu bubuk, sehingga masih bisa mempertahankan aroma dan cita rasanya. Setelah santan kategori bubuk, sebagai komitmen dan keseriusan Sasa pada kategori santan kita masuk ke kategori santan yang cair. kita mengeluarkan beberapa jenis kemasan sesuai kebutuhan pasar,” tambahnya.

Terkait inovasi yang dihadirkan, Sasa memang menyesuaikan dari apa yang dinginkan dan dibutuhkan para konsumennya. Hal itu berdasarkan riset yang dilakukan oleh tim perusahaan.

“Setiap produk yang dimunculkan Sasa, sebenarnya kita langsung melakukan riset ke konsumer dan itu dilakukan secara rutin pertahunnya. Inovasi yang lahir itu karena keinginan dan kebutuhan dari konsumen itu sendiri,” ujarnya.

“Sasa Bumbu Komplit adalah yang Pertama sudah lengkap & pas perpaduan bumbu dan santannya di format bubuk itu kita yang memunculkan pertama kali. Artinya kategori bumbu komplit lengkap dengan santan dari Sasa memang yang pertama. Kita optimis, karena santan bubuk kita itu merupakan inovasi dari produk yang sebelumnya. Di kategori santan bubuk itu kita sudah termasuk leader. Untuk kategori bubuk kita itu menjadi nomor satu dan sudah menjadi market leader,” jelasnya.

Saat ini Sasa memiliki fasilitas istimewa yaitu Sasa Auditorium. Dilengkapi dengan kapasitas 150 orang dengan dapur ala restaurant, Sasa mengadakan group kelas memasak reguler. Kelas masak ini terbuka bagi konsumen dan kegiatan dilakukan secara interaktif dan fun, dipandu oleh professional Chef Sasa. (san)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03