23 June 2024 - 15:30 15:30

Penjualan Merosot, iPhone Segera Turunkan Harga

WartaPenaNews, Jakarta – Bos Apple, Tim Cook memberi isyarat bahwa perusahaan teknologi tersebut bisa menurunkan harga iPhone di beberapa tempat dalam upaya meningkatkan penjualan yang sedang turun.

Pendapatan dari iPhone, yang menyumbang paling banyak pada keuntungan perusahaan, turun 15% dalam kuartal finansial terakhir. Secara keseluruhan, keuntungan Apple turun 5% dari tahun lalu sekitar USD84,3 miliar (Rp1.190 triliun).

Perlambatan ini sudah diperkirakan, setelah raksasa teknologi itu memperingatkan para investor pada awal bulan ini, bahwa pendapatan akan sekitar USD84 miliar, lebih rendah dari perkiraan. “Perlambatan ekonomi di Cina sebagai bagian dari penyebabnya,” ujarnya.

Tim Cook mengatakan, pelanggan juga kesulitan dengan harga tinggi yang ditetapkan perusahaan pada produk-produknya. Terlebih, dolar yang kuat membuat produknya lebih mahal dibandingkan produk lainnya. Menurutnya, hal itu telah mencederai penjualannya di pasar yang berkembang.

Untuk itu, Cook menyatakan bahwa Apple pada bulan ini telah mulai mengubah harga ponsel-ponselnya. Hal itu bertujuan untuk melindungi pelanggan dari dampak fluktuasi mata uang.

“Apa yang kami lakukan pada Januari di beberapa lokasi dan bagi beberapa produk pada dasarnya adalah menyerap sebagian atau semua kenaikan mata uang asing dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, Direktur finansial Apple, Luca Maestri memperkirakan, pendapatan tiga bulan sampai 31 Maret sebesar USD55 miliar – USD59 miliar, menunjukkan penurunan sedikitnya 3,4% dari tahun-ke-tahun. “Lingkungan makro ekonomi, khususnya di pasar berkembang akan terus ada,” katanya.

Adapun harga saham Apple saat ini telah turun sekitar sepertiganya sejak Oktober, di tengah kekhawatiran investor bahwa selera pelanggan akan iPhone melemah. Kekhawatiran itu semakin besar, setelah perusahaan mengatakan akan berhenti melaporkan jumlah iPhone, iPad, dan Mac yang dijual setiap kuartal.

Bagaimanapun, saham Apple naik lebih dari 4% dalam perdagangan setelah pasar tutup pada hari Selasa, yang menunjukkan bahwa perusahaan lebih kuat dari perkiraan. Pendapatan penjualan kuartal anjlok lebih dari 25% di kawasan Cina Raya, yang meliputi Hong Kong dan Taiwan, dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat penjualan juga melambat 3% tahun-ke-tahun di Eropa. Tapi di benua Amerika, kawasan terbesar bagi Apple tingkat penjualan naik hampir 5%. Sedangkan pendapatan dari bisnis layanan juga melonjak 19% mencapai angka rekor USD10,9 miliar pada kuartal tersebut, yang berakhir pada 31 Desember. (dbs)

 

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
23 June 2024 - 09:25
Sharp Semarakan Jakarta Fair Kemayoran 2024 Hadirkan Promo Menarik

WARTAPENANEWS.COM – Sharp kembali ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang akan berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 12 Juni – 14 Juli 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Menempati area

01
|
22 June 2024 - 12:05
Kominfo Belum Bisa Pulihkan Usai 55 Jam Server PDN Eror

WARTAPENANEWS.COM –  Server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo masih mengalami gangguan hingga Sabtu (22/6) pukul 11.00 WIB. Gangguan server ini pertama kali diketahui pada Kamis (20/6) pukul 04.00 WIB yang

02
|
22 June 2024 - 11:16
Usai Pandemi, Bisnis Sepeda Lesu hingga Banting Harga

WARTAPENANEWS.COM – Bisnis sepeda usai era pandemi Covid-19 kini lesu. Seperti dialami toko-toko sepeda di berbagai penjuru AS yang menghadapi kesulitan setelah penjualan yang marak pada awal pandemi lalu. Menurut

03