7 Februari 2023 - 08:41 8:41

Perlindungan Konsumen Masih Buruk Jelang Harkonas

WartaPenaNews, Jakarta – Menjelang Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 yang jatuh pada 20 April nanti, ada beberapa catatan untuk pemerintah, salah satunya perlindungan untuk konsumen yang masih terbilang buruk.

Dalam rangkaian peringatan Harkonas 2019 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/3), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut bahwa tingkat pengaduan konsumen di Indonesia masih rendah.

Pengaduan yang dimaksud Enggartiasto adalah ketika barang yang dibeli konsumen tidak sesuai atau kualitasnya buruk, tidak melakukan pengaduan. Ini tentu merugikan konsumen sendiri.

Enggartiasto membandingkan dengan negara Jerman, tahun 2018 ada sekitar 60 persen konsumen yang mengembalikan barang karena tidak sesuai. Proses komplain pun terbilang cepat hanya sekitar satu minggu. Sedangkan, kata Enggartiasto konsumen di Indonesia hanya 1 persen konsumen yang mengembalikan ke penjualnya. “Itu pun waktu pengaduannya lama,” ucap Enggartiasto.

Menurut Enggartiasto, kenapa konsumen di Indonesia lebih memilih cuek tidak mengembalikan barang yang tidak diinginkannya, karena bersikap baik hati dan menerima.

Fenomena itu, menurut Enggartiasto, menggambarkan bila Indonesia masih masuk kategori konsumen negara berkembang. Berbeda dengan negara maju, yang tidak puas langsung melakukan pengembalian.

“Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang baik hati dan pemaaf, cenderung nrimo atas semua produk dan pelayanan. Ini adalah suatu fenomena menarik yang mencerminkan perbandingan perilaku konsumen di negara maju dan berkembang,” katanya.

Enggartiasto melanjutkan, bahwa pengaduan konsumen sangat bagus untuk memperbaiki kualitas produk dalam negeri. Karena adanya pengaduan, maka penjual akan meningkatkan kulitas barangnya. “Ini akan memacu para produsen untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitasnya sehingga dia bisa bersaing dengan produk luar negeri,” tutur dia.

Imbauan Enggartiasto kepada pelaku UMKM, agar bertanggung jawab terhadap produknya. Sebab akan bisa bersaing dengan produk mancanegara. “Jadi, kepada produsen khususnya UMKM produksilah dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Catatan Enggartiasto, sepanjang 2018 tercatat hanya 564 konsumen yang mengadukan terkait pelayanan hingga kualitas barang uang diterimanya. Sedangkan untuk Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) masih kalah dengan Malaysia. IKK Indonesia hanya sebesar 40, sementara Malaysia sebesar 57.

Angka itu bahkan lebih jauh bila dibandingkan dengan negara maju seperti Korea Selatan yang mencapai 64. Sementara sejumlah negara di Uni Eropa telah mencapai 51. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
7 Februari 2023 - 06:08
8 Anggota Geng Motor “Kapal Api” Bogor Diamankan Polisi

wartapenanews.com - Kepolisian Sektor Parung, Polres Bogor, berhasil menangkap delapan anggota gangster “Kapal Api” yang berkeliaran di Jalan Raya Lebak Wangi, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Delapan anggota gangster itu

01
|
6 Februari 2023 - 12:17
Diduga Sebabkan Gagal Ginjal, BPOM Setop Sementara Produksi-Distribusi Obat Sirop

wartapenanews.com - Dua anak di Jakarta dilaporkan mengidap Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal Februari 2023, setelah kasus serupa tak ditemukan sejak Desember 2022. Satu meninggal dan satu

02
|
6 Februari 2023 - 11:08
Ecky Kuras Harta Senilai 1,1 Miliar, Usai Bunuh dan Mutilasi Angela

wartapenanews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka M Ecky Listiantho (34) atau MEL menguras harta korban usai melakukan pembunuhan terhadap Angela Hindriati (54) atau AHW

03