2 Februari 2023 - 14:57 14:57
728x90

Sapuhi Tolak Proses Perekaman Biometrik VFS Tasheel

WartaPenaNews, Jakarta – Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) resmi menolak proses perekaman biometrik oleh Visa Fasilitation Service (VFS) Tasheel. Penolakan ini menambah daftar panjang penolakan yang dilakukan oleh asosiasi perjalanan haji dan umroh, karena sebelumnya Permusyawaratan Antar Syarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (Patuhi) ikut menolak kebijakan biometrik yang merugikan calon jamaah umroh asal Indonesia.

Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi menyatakan, walaupun pihaknya menolak proses perekaman biometrik, namun jika Kerajaan Arab Saudi tetap melakukan kebijakan tersebut maka harus ada perbaikan baik dari segi fasilitas, SDM maupun lokasi perekaman sehingga tidak merugikan atau memberatkan calon jamaah umroh asal tanah air.

“Apabila memang masih dengan kondisi yang sama maka kami mengusulkan agar dipindahkan ke International Airport keberangkatan (embarkasih) yang berada di seluruh provinsi atau kota di tanah air,” ujar Syam di Sekretarian Sapuhi, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Saat ini, kata Syam, proses perekaman biometrik baru bisa dilakukan di sejumlah kota besar. Akibatnya ketika calon jamaah umroh hendak melakukan perekaman biometrik harus mendatangi kota – kota besar tersebut, sehingga harus mengeluarkan biaya dan memakan waktu yang tidak sedikit. Ketika melakukan proses perekaman juga harus mengantri panjang karena masih minimnya fasilitas perekaman.

Hal mendasar Sapuhi menolak rekam biometrik karena, selama ini lokasi kantor perekaman biometrik tersebut tidak strategis. Akibatnya calon jamaah umroh terutama yang berasal dari kota kecil di Indonesia sulit untuk menjangkaunya. Sehingga calon jamaah harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan perekaman.

“Kantor Tasheel baru tersedia di beberapa daerah di Indonesia dan belum tersebar secara merata di 34 Provinsi dan Kabupaten di Seluruh Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, sambung Syam, struktur wilayah Indonesia yang sangat luas menjadi penyebab utama dalam penerapan proses perekaman biometrik. Oleh karena itu Syam sebagai pengambil kebijakan di Sapuhi mengusulkan, jika VFS Tasheel tetap harus beroperasi di Indonesia maka cukup satu operational office yaitu di Bandara International.

“Dengan kata lain jasil rekam biometrik ini bukan menjadi salah satu persyaratan penerbitan visa umrah dan rekam biometrik bisa diambil setelah terbitya visa umroh,” paparnya.

Syam mengatakan, berdasarkan hasil pengamatannya, kondisi sarana dan prasaran kantor Tasheel tidak memadai di mana sangat minimnya ruang pelayanan seperti ruang tunggu dan ruang sholat. Selain itu yang membuat proses rekam biometrik bertele-tele adalah peralatan fasilitas pendukung seperti komputer, server sering down dan sumber daya manusia yang diberdayakan di kantor Tasheel belum mumpuni atau professional. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
sidang ferdy sambo
Hari Ini, Enam Eks Anak Buah Sambo Jalani Sidang Tuntutan
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
2 Februari 2023 - 12:03
Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI Dijaga Ketat Polisi

wartapenanews.com - Puluhan polisi tampak berbaris, menjaga ketat tempat kejadian perkara (TKP) rekonstruksi ulang kecelakaan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Attalah Syaputra di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Puluhan polisi

01
|
2 Februari 2023 - 11:08
Nunung Divonis Idap Kanker Payudara

wartapenanews.com -  Kabar kurang menyenangkan datang dari pelawak Nunung Srimulat. Belum lama ini, ia divonis dokter mengidap penyakit kanker payudara. Awalnya, Nunung merasakan ada benjolan di sekitar payudaranya. Namun, ia

02
|
2 Februari 2023 - 10:06
Hari Ini, Polda Metro Gelar Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI

wartapenanews.com - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah (18), di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (2/2). Polisi

03