21 June 2024 - 09:25 9:25

Tahun Lalu, 1.106 Anak-anak Tewas di Suriah

WartaPenaNews, Jakarta – Badan PBB Urusan Anak-anak, UNICEF, mencatat tahun 2018 ditandai dengan paling tingginya angka kematian anak-anak di Suriah, saat perang saudara memasuki tahun kesembilan. Terlebih, anak-anak di banyak bagian negeri itu masih menghadapi banyak bahaya selama konflik delapan tahun tersebut pecah.

“Pada 2018 saja, 1.106 anak-anak tewas dalam pertempuran, jumlah paling banyak anak yang menemui ajal dalam satu tahun sejak meletusnya perang. Ini baru jumlah yang bisa diabsahkan oleh PBB, yang berarti jumlah sesungguhnya mungkin jauh lebih banyak,” ” kata Direktur Pelaksana UNICEF Henrietta Fore.

Fore menyebutkan, selama perang terjadi 262 serangan dilancarkan terhadap lembaga pendidikan dan kesehatan pada 2018. Menurutnya, hal itu sebagai bukti jumlah yang paling banyak.

Menurut Kantor Berita Turki, Anadolu, situasi di Idlib di bagian barat-laut Suriah, tempat peningkatan kerusuhan dilaporkan telah menewaskan 59 anak kecil dalam beberapa pekan belakangan ini.

“Anak-anak dan banyak keluarga di tanah tak bertuan terus hidup dalam ketidak-pastian. Situasi keluarga di Rukban, dekat perbatasan Jordania, terus menghadapi keputus-asaan, dengan akses terbatas ke makanan, air, tempat berteduh, perawatan kesehatan, dan pendidikan,” tuturnya.

Sealin itu, Fore juga khawatir dengan kondisi yang bertambah buruk di Kamp Al Hol di bagian timur laut (di Gubernuran Hasakeh) yang saat ni menampung lebih dari 65.000 orang, termasuk sebanyak 240 anak tanpa pendamping atau yang terpisah dari keluarga mereka.

“Sejak Januari tahun ini, hampir 60 anak dilaporkan meninggal saat melakukan perjalanan sejauh 300 kilometer dari Baghouz di Suriah Timur menuju kamp itu. Nasib anak-anak petempur asing di Suriah masih tidak jelas,” ujarnya.

Untuk itu, UNICEF mendesak kepada semua pihak dalam konflik itu, untuk memprioritaskan perlindungan untuk semua anak-anak, tak peduli siapa yang menguasai daerah mana dan tak peduli dugaan afiliasi keluarga seorang anak.

“Sebelum konferensi pemberian janji di Brussels pada 12-14 Maret, Fore mendesak negara donor agar mempertahankan kebaikan mereka buat anak-anak Suriah dan negara tetangganya,” katanya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
21 June 2024 - 09:24
Telat Hidangkan Makan, Suami di Prabumulih Hajar Istri hingga Babak Belur

WARTAPENANEWS.COM – Pria bernama Sucipto (40 tahun) di Kota Prabumulih, Sumsel, ditangkap polisi usai gebuki istrinya berinisial OS (43 tahun) sampai babak belur. Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Herli Setiawan,

01
|
21 June 2024 - 09:11
Pengangguran di Makassar Aniaya dan Perkosa Pacar hingga Ancam Sebar Video Mesum

WARTAPENANEWS.COM –  Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro meringkus seorang pemuda lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya. Tak hanya menganiaya, pemuda tersebut juga diduga melakukan pengancaman untuk

02
|
21 June 2024 - 08:32
IHSG Diprediksi Makin Menguat

WARTAPENANEWS.COM –   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi naik pada perdagangan hari ini. Kenaikan indeks menyusul penguatan yang terjadi hampir sepanjang perdagangan pada Kamis kemarin. Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan

03