28 Januari 2023 - 08:38 8:38
728x90

Tahun Lalu, 1.106 Anak-anak Tewas di Suriah

WartaPenaNews, Jakarta – Badan PBB Urusan Anak-anak, UNICEF, mencatat tahun 2018 ditandai dengan paling tingginya angka kematian anak-anak di Suriah, saat perang saudara memasuki tahun kesembilan. Terlebih, anak-anak di banyak bagian negeri itu masih menghadapi banyak bahaya selama konflik delapan tahun tersebut pecah.

“Pada 2018 saja, 1.106 anak-anak tewas dalam pertempuran, jumlah paling banyak anak yang menemui ajal dalam satu tahun sejak meletusnya perang. Ini baru jumlah yang bisa diabsahkan oleh PBB, yang berarti jumlah sesungguhnya mungkin jauh lebih banyak,” ” kata Direktur Pelaksana UNICEF Henrietta Fore.

Fore menyebutkan, selama perang terjadi 262 serangan dilancarkan terhadap lembaga pendidikan dan kesehatan pada 2018. Menurutnya, hal itu sebagai bukti jumlah yang paling banyak.

Menurut Kantor Berita Turki, Anadolu, situasi di Idlib di bagian barat-laut Suriah, tempat peningkatan kerusuhan dilaporkan telah menewaskan 59 anak kecil dalam beberapa pekan belakangan ini.

“Anak-anak dan banyak keluarga di tanah tak bertuan terus hidup dalam ketidak-pastian. Situasi keluarga di Rukban, dekat perbatasan Jordania, terus menghadapi keputus-asaan, dengan akses terbatas ke makanan, air, tempat berteduh, perawatan kesehatan, dan pendidikan,” tuturnya.

Sealin itu, Fore juga khawatir dengan kondisi yang bertambah buruk di Kamp Al Hol di bagian timur laut (di Gubernuran Hasakeh) yang saat ni menampung lebih dari 65.000 orang, termasuk sebanyak 240 anak tanpa pendamping atau yang terpisah dari keluarga mereka.

“Sejak Januari tahun ini, hampir 60 anak dilaporkan meninggal saat melakukan perjalanan sejauh 300 kilometer dari Baghouz di Suriah Timur menuju kamp itu. Nasib anak-anak petempur asing di Suriah masih tidak jelas,” ujarnya.

Untuk itu, UNICEF mendesak kepada semua pihak dalam konflik itu, untuk memprioritaskan perlindungan untuk semua anak-anak, tak peduli siapa yang menguasai daerah mana dan tak peduli dugaan afiliasi keluarga seorang anak.

“Sebelum konferensi pemberian janji di Brussels pada 12-14 Maret, Fore mendesak negara donor agar mempertahankan kebaikan mereka buat anak-anak Suriah dan negara tetangganya,” katanya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 08:30
Konsumen Meikarta Minta Duitnya Dikembalikan Sudah 3 Tahun Belum Dibangun

wartapenanews.com - Konsumen apartemen Meikarta yang merupakan proyek ikonik dari Grup Lippo, mundur teratur. Termasuk Rosalina Gozal, jadwal serah terima kunci lewat 3 tahun, namun apartemennya masih berbentuk tanah. Alias

01
|
28 Januari 2023 - 08:06
Serang Jemaah, Inggris dan AS Kutuk Aksi Penembakan di Sinagoge Yerusalem

wartapenanews.com - Inggris mengutuk serangan di sebuah Sinagoge di Neve Ya’akov, Yerusalem pada Jumat (27/1). Dalam peristiwa ini tujuh orang tewas dan 10 orang luka-luka. "Menyerang jemaah di sinagoga pada

02
|
28 Januari 2023 - 07:33
7 Orang Tewas Dalam Penembakan di Sinagoge Yerusalem

wartapenanews.com - Tujuh orang tewas dan 10 orang luka-luka akibat serangan di sebuah Sinagoge di Neve Ya’akov, Yerusalem pada Jumat (27/1). Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit, termasuk wanita

03