17 June 2024 - 01:31 1:31

Terjangkau, Butuh Dukungan Perbankan

PT Bank Tabungan Negara (BBTN) siap menjadi integrator penggerak sektor riil melalui pembiayaan perumahan dan mengambil peran penyediaan rumah terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan sejak tahun 1976 telah menyalurkan pembiayaan ke sektor perumahan. Di mana, telah terbangun sekitar 4,2 juta rumah dengan dukungan pembiayaan Bank BTN. ”Kami telah menjadi market leader untuk bisnis pembiayaan perumahan (KPR). Bahkan untuk KPR Bersubsidi kita mencapai 94 persen,” tutur Maryono di sela-sela Global Business Summit gelaran Asosiasi Real Estate Sedunia (FIABCI) di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12).

Tahun ini bilang Maryono Bank BTN memiliki target pembiayaan perumahan mencapai 750 ribu rumah. Manajemen optimistis bakal tercapai. Dengan begitu, tahun depan akan ditingkatkan menjadi 850 ribu. ”Kebutuhan akan perumahan terus meningkat seiring pertumbuhan kelas menengah. Untuk itu, peran para pengembang terus dibutuhkan,” terangnya.

Saat ini sebut Maryono, memiliki program satu juta rumah guna memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. BTN sebagai salah satu pendukung keseluruhan ekosistem industri perumahan membantu dari sisi pembiayaan, para pengembang membantu dari sisi penyediaan pasokan. Dan, pemerintah pusat membantu dari sisi kebijakan dan pengalokasian subsidi bagi MBR. ”Penyediaan perumahan tidak hanya urusan bank sebagai penyedia pembiayaan atau pengembang sebagai supplier. Tapi juga butuh peran pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan iklim usaha yang kondusif dengan perijinan yang ramah,” urainya.

Selain terus meningkatkan penyaluran KPR, Bank BTN terus mengembangkan potensi pasar yang ada dengan bergerak ke area digital. Bahkan untuk melayani segmen milenial, perseroan juga telah meluncurkan KPR milenial. ”Keterjangkauan BTN melalui outlet laku pandai, digital banking serta kerjasama dengan stakeholder tentunya akan memperkuat sumber pembiayaan,” ujarnya.

Berdasar data penyaluran KPR dilakukan BTN untuk MBR dalam program satu juta rumah mulai tahun 2015 terus mengalami peningkatan. Kalau ditotal sejak 2015 hingga akhir September 2018, BTN telah menyalurkan KPR sebanyak 2.311.421 unit senilai Rp 242,918 triliun. Jumlah itu terdiri dari KPR subsidi 1.571.740 unit senilai Rp 106,523 triliun dan KPR nonsubsidi mencapai 739.681 unit senilai Rp 136,395 triliun.

Sementara itu, Senior Housing Specialis World Bank Dao Harison menambahkan di era digital inovasi teknologi yang membantu menciptakan pasar baru (disruptive innovation) dalam membantu pemerintah Indonesia untuk pengembangan rumah terjangkau. ”Saya melihat dari sisi pengembangan pembiayaan, tujuan ini agar masyarakat mendapatkan rumah layak terjangkau artinya sesuai standar dan Indonesia berada di cincin api, maka diperlukan keamanan,” ujarnya. (dew/ask/jpc)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
15 June 2024 - 13:16
Libur Iduladha, Penumpang Kereta di Yogyakarta Meningkat

WARTAPENANEWS.COM – Jelang Idul Adha 2024, penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan awal stasiun di Daop 6 mengalami peningkatan. Total ada 88.401 tiket yang terjual untuk tanggal 13 Juni

01
|
15 June 2024 - 12:37
Sepanjang 2024, 1.008 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Bantul

WARTAPENANEWS.COM – Polres Bantul mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2024 ini ada 1.008 kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul. Dari jumlah itu, 1.258 orang luka ringan dan 71 orang meninggal

02
|
15 June 2024 - 12:14
Jalanan di Jakarta Lengang saat Libur Panjang Idul Adha

WARTAPENANEWS.COM – Long weekend Hari Raya Idul Adha membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta tampak lengang dari padatnya kendaraan. Idul Adha akan dirayakan pada Senin (17/6) mendatang. Libur panjang digunakan

03