29 Januari 2023 - 06:57 6:57
728x90

Terlibat Jaringan Narkoba, Ancaman Hukuman Mati Menanti Zul Zivilia

WartaPenaNews, Jakarta – Vokalis band Zivilia, Zul bisa dihukum mati. Pelantun lagu ‘Aishiteru’ itu diduga terlibat sebagai bandar besar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi.

Zul sebelumnya ditangkap oleh anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di sebuah Apartemen kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (1/3) sore, bersama tiga rekan bisnisnya, antara lain Rian, Andu, dan satu wanita berinisial D, dengan barang bukti sabu 9,5 Kg dan 24 ribu pil ekstasi.

Atas perbuatannya, Zul cs itu bakal dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 UU nomor 35/2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau minimal 20 tahun penjara.

Direktur Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, Zul terjerat hukuman berat, karena berperan sebagai kurir atau sub bandar di kelompoknya tersebut.

“Kita kenakan hukuman berat kepada Zul dan kelompoknya, karena mereka bukan bandar selevel pengecer, tapi kelompok sub pengedar yang langsung dibawah bandar besarnya. Peran Zul disini, sebagai kurir atau pengantar narkoba sesuai perintah dari tersangka Rian,” kata Suwondo, Minggu (10/3).

Menurut Suwondo, Zul sendiri punya kedekatan khusus dengan bosnya Rian yang akhirnya, menjadi alasan kuat dia terlibat dalam bisnis haram tersebut. Bahkan pengakuan Zul, dia punya utang budi kepada Rian yang semakin membuat dirinya ada bisnis itu daripada harus focus di dunia musik.

“Kita tidak tahu apa utang budi tersangka Zul dengan Rian, tapi dengan keterlibatan dalam bisnis ini Zul yang memiliki hubungan khusus terhadap bosnya Rian, dia bebas pakai narkoba di situ. Dan test urinenya Zul juga positif,” ungkap Suwondo.

Terpisah, Kasubdit 3 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Iqbal Simatupang menyebut, Zul memiliki utang budi dengan bosnya Rian, setelah dipinjamkan uang sebesar lima juta. Dari situ dia pun merasa tidak enak sehingga saat dimintai tolong mengantar narkoba dia pun menurutinya.

“Dari utang budi itu juga, akhirnya Zul pun mau menjadi kaki tangan dari Rian. Dan mau mengantar barang itu dengan imbalan utangnya tersebut, sebesar lima juta. Hingga dari situ pula, Zul terkena bujukan Rian agar dapat berada di kelompok itu membantunya,” terang Iqbal.

“Zul sendiri bergabung dengan kelompok ini sejak 2018, dan semakin lama dia pun terjerumus dan akhirnya jadi pemain juga dia,” sambungnya.

Adapun kasus narkoba ini juga menyeret sosok artis yang ada di bidang tarik suara lainnya, yakni Edo seorang mantan finalis Indonesian Idol dan fenomena ini pun semakin menambah daftar dari para artis yang sebelumnya juga banyak terlibat kasus narkoba. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03