Viral, Rumah BSPS di Gorontalo Mendadak Jadi Objek Wisata

oleh -
Rumah BSPS yang kini jadi objek wisata di Gorontalo | Ist

Gorontalo, WartaPenaNews – Salah satu rumah masyarakat yang menerima bantuan bedah rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kota Gorontalo saat ini mendadak menjadi objek wisata baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni tersebut kini berhasil dirubah menjadi rumah yang layak dan menarik perhatian warga dan viral di media sosial.

Menurut pengakuan dari pemilik rumah yang juga penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, Suwarni Pakili mengaku sangat senang bisa mendapatkan bantuan bedah rumah ini. Meskipun jumlah bantuan yang diterimanya tidak terlalu besar, tapi hal itu cukup memacu semangat dirinya bersama keluarga dan masyarakat sekitar untuk merubah rumahnya menjadi lebih layak huni.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR, Dirjen Perumahan dan semua pihak yang telah membantu perbaiki rumah ini. Saya minta program ini bisa dilanjutkan karena masih banyak rumah yang tidak layak huni dan bisa dibantu melalui program tersebut,” kata Suwarni dikutip dari siaran pers Humas Ditjen Perumahan PUPR, Jumat (26/2/2021).

BACA JUGA:   Gunung Ili Lewotolok kembali Erupsi Capai 1.500 Meter

Suwarni Pakili saat ini tinggal di Kelurahan Dembe 1 Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Saat menerima kunjungan dari Tim Monitoring Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, dirinya menunjukkan rumah yang dicat dengan berbagai cat warna-wani dan bergambar kapal berukuran besar di bagian dinding luarnya.

Rumah Suwarni yang sebelumnya rusak, tidak layak huni kini sudah diperbaiki oleh Kementerian PUPR melalui Program BSPS pada tahun 2020 dan sudah dilengkapi dengan akses sanitasi yang baik dan fasilitas air bersih yang memadai. Karena rumahnya memiliki keunikan tersendiri, kini banyak warga yang berkunjung untuk mengambil dokumentasi baik foto maupun video dengan latar rumah yang dihiasi berbagai lukisan yang salah satunya menggambarkan tenggelamnya Kapal Titanic pada dinding rumah.

“Saya mendapat bantuan Rp 17,5 dana Program BSPS dari Kementerian PUPR. Sejak dinding luar rumah saya dicat warna – warni cukup banyak pengunjung yang datang untuk sekedar mengambil foto maupun video. Setiap pengunjung yang datang juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

BACA JUGA:   Sadis, KKB Kembali Tembak Tukang Ojek di Papua

Sebagai informasi, Program BSPS merupakan bantuan dari pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah berupa dana stimulan untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dan gotong royong dalam pembangunan rumah tidak layak huni agar menjadi layak huni. Rumah penerima BSPS nantinya diharapkan dapat memenuhi kriteria kesehatan, keselamatan dan kecukupan ruang.

Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan kegiatan Program BSPS di Kelurahan Dembe 1, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Di daerah tersebut kini juga banyak bermunculan rumah-rumah BSPS yang telah rampung 100 persen dan sekarang ada sekitar 20 rumah menjadi tempat wisata karena konsep muralnya karena dicat warna – warni tiga dimensi.

“Pada tahun 2020 ini kami akan menyalurkan Program BSPS di Provinsi Gorontalo sebanyak 5.000 unit dengan total anggaran Rp 87,5 Milyar. Bantuan tersebut tersebar di enam kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo yakni Kabupaten Gorontalo (1.550 unit), Kabupaten Bone Bolango (879 unit), Kabupaten Pohuwato (520 unit), Kabupaten Gorontalo Utara (717 unit) , Kota Gorontalo (553 unit), dan Kabupaten Bolaemo (781 unit),” terangnya.

BACA JUGA:   Begini Kondisi Terkini di Distrik Beoga Usai Penembakan oleh KKB

Pelaksanaan Program BSPS di Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo secara umum dilaksanakan dengan pdata karya dan berkolaborasi dengan program pemberdayaan lainnya untuk kebutuhan sanitasi seperti MCK dan air bersih guna memenuhi kriteria rumah layak huni.

“Program BSPS dari pemerintah bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Bisa jadi lokasi ini ke depan jadi objek wisata di Kota Gorontalo. Kesejahteraan masyarakat itu perlu, kami terus meningkatkan kebutuhan rumah layak huni melalui program BSPS dan juga berintegrasi dengan program pemberdayaan lainnya untuk pemenuhan akses sanitasi seperti MCK dan air bersih, terlebih untuk membangun lingkungan masyarakat sekitar,” tandasnya. (rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *