13.777 Pasien RSD Wisma Atlet Berhasil Disembuhkan

oleh -
Petugas memeriksa dokumen pasien yang akan dirawat di RSD Wisma Atlet, Jakarta. Foto: Antara

WartaPenaNews, Jakarta – RSD Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta mencatat, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh sampai 21 September 2020 sebanyak 13.777 orang.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I TNI, Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020.

“Sejak 23 Maret-21 September 2020, pasien terdaftar sebanyak 16.606 orang, pasien sembuh 13.777 orang. Pasien terdata dari Menara 6-7 RSD Wisma Atlet,” kata dia.

Pasien yang harus dirujuk ke RS lain sebanyak 300 orang dan pasien meninggal ada enam orang, sementara pasien yang tidak rawat inap tercatat 168 orang.

BACA JUGA:   Kebakaran di Kelapa Gading, Satu Warga Tewas

Data terbaru, jumlah pasien yang dirawat inap di Menara 6-7 RSD Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sebanyak 2.356 orang, terdiri atas 1.149 pria dan 1.206 wanita.

Untuk Menara 5 yang baru dioperasikan pada 15 September 2020, jumlah pasien terdaftar hingga 21 September 2020 mencapai 1.669 orang, pasien keluar sebanyak 527 orang, dan belum ada catatan pasien sembuh atau meninggal.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020, yang memiliki total kapasitas untuk menampung 12.000 tempat tidur.

BACA JUGA:   Kevin Sanjaya Unggah Foto Mesra Bareng Natasha Wilona

Tak hanya di RS Darurat Wisma Atlet, Mudian juga menyampaikan data terbaru pasien sembuh Covid-19 yang dirawat di RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

RS Khusus Infeksi Pulau Galang mencatat pasien rawat inap sebanyak 285 orang (185 pria dan 100 perempuan), terdiri atas 212 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dan 73 pasien suspek.

Rekapitulasi mulai 12 April-21 September 2020, pasien terdaftar sebanyak 2.896 orang, 640 pasien sembuh, dan 1.963 pasien suspek selesai menjalani perawatan.

Ada delapan pasien yang memerlukan rujukan ke RS lain, sementara pasien yang meninggal dunia nihil. RS Khusus Infeksi Pulau Galang yang dibangun sejak 9 Maret 2020 untuk mengantisipasi melonjaknya pasien Covid-19 di Indonesia, telah diresmikan operasionalnya pada 6 April 2020. (wsa)

BACA JUGA:   Pangandaran Diguncang Gempa 5,9 Magnitudo, Warga Panik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *