29 Januari 2023 - 05:19 5:19
728x90

25,1 Persen Air Tanah di Desa Tercemar

WartaPenaNews, Jakarta – World Wild Life (WWF) Indonesia menyatakan 25,1 persen air tanah seluruh desa di Indonesia tercemar. Menurut pihaknya, hal yang harus menjadi perhatian adalah melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas sungai ke depan.

Direktur Forest and Fresh Water dari World Wild Life (WWF) Indonesia Irwan Gunawan mengatakan, bahwa isu sungai, air dan sebagainya sangat dekat dengan masyarakat perkotaan. Tetapi, faktanya saat ini yang terdampak itu justru wilyah pedesaan.

“Kita melihat beberapa fakta menarik, 25,1 persen desa Indonesia itu air tanahnya sudah tercemar dan 2,7 persen tercemar dengan sangat berat,” kata Irwan dalam acara memperingati Hari Air Sedunia di Jakarta, Jakarta (22/3).

Dia mendorong, dilakukannya konservasi air dan naturalisasi sungai bukan pembetonan dinding sungai upaya normalisasi sungai. Menurutnya, naturalisasi sungai akan memberikan manfaat bagi tumbuhnya ekosistem yang menyokong keanekaragaman hayati dan ketersediaan air tanah.

“Konservasi sungai itu sangat sederhana, yakni biarkan sungai itu mengalir,” ujarnya.

Menurut Irwan, kondisi sungai juga perlu dikembalikan sebagaimana mestinya, misalnya melalui perbaikan kualitas air sungai, pengolahan limbah sehingga tidak langsung mengalir ke sungai dan melaksanakan kaidah penetapan dan perlakuan terhadap garis sempadan sungai.

“Garis sempadan sungai adalah garis maya di kiri dan kanan palung sungai yang ditetapkan sebagai batas perlindungan sungai,” terangnya.

Berdasarkan peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau, garis sempadan pada sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan, yakni paling sedikit berjarak 10 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai, dalam hal kedalaman sungai kurang dari atau sama dengan tiga meter.

Dia mengatakan, perlu kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sungai dan lingkungan serta menjaga ketersediaan dan keberlanjutan air bersih demi kepentingan bangsa. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03