29 Januari 2023 - 05:48 5:48
728x90

4 Faktor Pemicu Lemak Perut Terus Bertambah, Apa Saja?

WartaPenaNews, Jakarta – Banyak orang merasa tak percaya diri dengan adanya lemak pada perut atau bagian tubuh lainnya. Bahkan, untuk menghilangkan lemak tersebut, banyak orang yeng rela mendatangi klinik kecantikan untuk sedot lemak atau meniruskan sejumlah bagian tubuh yang berlemak.

Seseorang bisa mencoba cara alami untuk menghilangkan lemak di perut. Misalnya dengan sit-up. Sebab pola makan yang baik dan olahraga selalu menjadi cara yang baik untuk membuang lemak. Namun ada juga hal-hal lain yang mungkin tidak disadari menjadi alasan sulitnya menyingkirkan lemak.

Dilansir dari Pop Sugar, Minggu (24/2), ada empat faktor yang menjadi pemicu lemak perut terus bertambah.

1. Stres
Pakar Kesehatan dari Thrive to Glow Health Coaching, Julie Adams mengatakan stres dapat membuat tubuh dan perut khususnya kelebihan produksi kortisol. Saat stres membuat seseorang menjadi kelaparan. Adams menjelaskan ketika seorang stres, bisa menambah berat badan (terutama di bagian tengah) karena tubuhnya berusaha melindunginya. Untuk mengurangi efek stres, Adams mengatakan tubuh sangat membutuhkan relaksasi dan kebahagiaan.

2. Hormon
Banyak yang terjadi pada tubuh ketika hormon rusak. Salah satunya adalah lemak perut. CEO Finish Fit, Armen Ghazarians, mengatakan salah satu hormon dapat berkontribusi pada timbunan lemak perut khususnya perempuan. Yaitu namanya adalah estrogen.

“Estrogen diproduksi oleh sel-sel lemak, yang menyebabkan produksi lemak. Siklus produksi hormon dan sel lemak inilah yang menyebabkan kenaikan lemak perut,” jelasnya.

Ghazaria menyarankan peningkatan asupan serat, menambahkan brokoli, kol, dan kembang kol setiap hari sebagai asupan, bisa mengatasi lemak di perut

3. Pola Makan
Tidak heran bahwa makanan memainkan peran besar dalam kesehatan usus. Menurut Ghazarians, penelitian telah menunjukkan bahwa seseorang harus menggunakan patokan makronutrien seperti komposisi karbohidrat 25 persen, protein 40 persen, dan lemak 35 persen. Hal itu akan membantu membakar lemak perut. Ghazaria juga merekomendasikan untuk menjauhi gula atau minuman manis dan mengurangi karbohidrat dalam makanan.

4. Resistensi Insulin
Pakar Nutrisi Antiinflamasi dan Penulis Buku Zone Diet, dr. Barry Sears mengatakan kelebihan lemak perut sebagian bersifat genetik tetapi terutama didorong oleh peningkatan resistensi insulin. Peningkatan resistensi insulin adalah konsekuensi dari peradangan yang mengganggu pensinyalan antara reseptor insulin dan bagian dalam sel.

“Ini menghasilkan visceral (lemak perut) yang disimpan di semua tempat yang salah dan menyebabkan peradangan yang signifikan. Lemak visceral terakumulasi dengan penurunan kadar estrogen. Ketika kadar estrogen menurun, kadar insulin meningkat dan mendorong lemak makanan untuk disimpan dalam sel-sel lemak,” ujarnya.

Sears merekomendasikan untuk mengurangi resistensi insulin yang disebabkan oleh peradangan untuk menghilangkan lemak perut yang berlebihan. Hanya dengan menguranginya, lemak yang disimpan dapat meninggalkan jaringan untuk dibakar sebagai bahan bakar energi. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03