21 June 2024 - 07:55 7:55

Bertemu Humphrey, Hamzah Haz Berharap PPP Bisa Kembali Bersatu

WartaPenaNews, Jakarta – Tokoh senior Hamzah Haz prihatin dengan kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat ini terpecah dua. Mantan Wakil Presiden RI era Megawati Soekarnoputri ini pun khawatir PPP tidak bisa masuk parlemen di Senayan Jakarta. Apalagi ada aturan parlementer threshold 4 persen untuk bisa masuk DPR RI.

“Saya khawatir PPP tidak bisa masuk DPR. Karena PPP Humphrey dukung Prabowo, PPP Romi (Romahurmuzy) dukung Jokowi. Bagaimana ummat di bawah,” ujar Hamzah Haz usai menerima kunjungan Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Hamzah menilai, aturan 4% parlementary threshold adalah berat bagi partai. Hanya mukjizat dari Allah SWT yang bisa menyelamatkan PPP. Hamzah pun mengaku akan menempuh langkah agar PPP bisa lolos ke DPR. Karena PPP merupakan partai Islam terbesar di Indonesia sehingga bisa meraih nomor dua selama tiga kali periode.

“Itu bisa kembali (meraih nomor dua) kalau ini (PPP) bisa bersatu,” tegasnya.

Hamzah menuturkan, saat ini yang sudah mendekati waktu Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak maka sudah tidak ada waktu lagi untuk menyatukan PPP antara kubu Humphrey dan Romi. Oleh karenanya Hamzah meminta untuk menunggu hasil Pileg 2019 nanti, apakah PPP bisa masuk DPR atau tidak.

“Kalau sekarang ini tidak bisa lagi, mau diapain lagi. Sekarang tinggal tunggu bagaimana hasil nanti (Pileg) saja,” paparnya.

Saat ditanya bagaimana peluang PPP untuk bisa masuk DPR, Hamzah memaparkan bahwa ia bukan peramal sehingga tidak bisa mengetahui bagaimana peluang PPP ke depan. Hamzah hanya mengkhawatirkan tidak bersatunya PPP sehingga akan menyulitkan untuk bisa masuk DPR.

“Saya hanya khawatir karena pecah itu. Satu dukung Prabowo, satu dukung Jokowi. Jadi keadaan itu bukan bersatu, malah makin tajam (perpecahan),” paparnya.

Sebagai salah satu partai besar yang menaungi umat Islam, Hamzah mengaku tidak akan tinggal diam dengan pecahnya PPP. Oleh karena itu Hamzah akan memanggil para senior PPP membahas bagaimana PPP kedepannya. Ia pun mendukung langkah yang dilakukan Humphrey yang menjalin silaturahmi dengan para senior PPP untuk menyatuhkan PPP.

“Pak Humphrey nawaitunya bagus sekali bagaimana PPP bisa bersatu,” tegasnya.

Sementara itu Humphrey juga mengaku akan ada silaturahim lanjutan untuk menyatukan PPP di antaranya dengan Hamzah Haz. Apalagi Hamzah Haz merupakan mantan Ketua Umum PPP sehingga diperlukan nasehat dan sarannya untuk menyatukan PPP.

Tidak lolos (DPR) itu yang menjadi kekhawatiran PPP pihak kita. Makanya kami selalu ingin islah. Kita tidak ingin PPP hilang dari sejarah, sama dengan Pak Hamzah. Nawaitu kami ingin beratu,” tegasnya. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
21 June 2024 - 07:35
Terbukti Terima Suap Rp 40 Miliar, Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Penjara

WARTAPENANEWS.COM – Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI nonaktif Achsanul Qosasi divonis 2 tahun 6 bulan penjara dalam kasus penerimaan suap korupsi BTS Bakti Kominfo. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor

01
|
21 June 2024 - 07:11
Kamp-Kamp Pengungsi di Tengah Gaza Digempur Pasukan Israel

WARTAPENANEWS.COM –  Beberapa serangan udara Israel di Jalur Gaza tengah dan utara semalam hingga Kamis (20/6/2024) menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai puluhan lainnya. Sementara tank terus masuk memperdalam invasi

02
|
21 June 2024 - 06:37
BMKG: Sejumlah Wilayah di Indonesia Masih Berpotensi Hujan Lebat hingga 27 Juni

WARTAPENANEWS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat sepekan ke depan atau periode 21 hingga 27 Juni 2024 mendatang. “Pada bulan Juni 2024 sebagian

03