29 Januari 2023 - 05:46 5:46
728x90

Bertemu Humphrey, Hamzah Haz Berharap PPP Bisa Kembali Bersatu

WartaPenaNews, Jakarta – Tokoh senior Hamzah Haz prihatin dengan kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat ini terpecah dua. Mantan Wakil Presiden RI era Megawati Soekarnoputri ini pun khawatir PPP tidak bisa masuk parlemen di Senayan Jakarta. Apalagi ada aturan parlementer threshold 4 persen untuk bisa masuk DPR RI.

“Saya khawatir PPP tidak bisa masuk DPR. Karena PPP Humphrey dukung Prabowo, PPP Romi (Romahurmuzy) dukung Jokowi. Bagaimana ummat di bawah,” ujar Hamzah Haz usai menerima kunjungan Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Hamzah menilai, aturan 4% parlementary threshold adalah berat bagi partai. Hanya mukjizat dari Allah SWT yang bisa menyelamatkan PPP. Hamzah pun mengaku akan menempuh langkah agar PPP bisa lolos ke DPR. Karena PPP merupakan partai Islam terbesar di Indonesia sehingga bisa meraih nomor dua selama tiga kali periode.

“Itu bisa kembali (meraih nomor dua) kalau ini (PPP) bisa bersatu,” tegasnya.

Hamzah menuturkan, saat ini yang sudah mendekati waktu Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak maka sudah tidak ada waktu lagi untuk menyatukan PPP antara kubu Humphrey dan Romi. Oleh karenanya Hamzah meminta untuk menunggu hasil Pileg 2019 nanti, apakah PPP bisa masuk DPR atau tidak.

“Kalau sekarang ini tidak bisa lagi, mau diapain lagi. Sekarang tinggal tunggu bagaimana hasil nanti (Pileg) saja,” paparnya.

Saat ditanya bagaimana peluang PPP untuk bisa masuk DPR, Hamzah memaparkan bahwa ia bukan peramal sehingga tidak bisa mengetahui bagaimana peluang PPP ke depan. Hamzah hanya mengkhawatirkan tidak bersatunya PPP sehingga akan menyulitkan untuk bisa masuk DPR.

“Saya hanya khawatir karena pecah itu. Satu dukung Prabowo, satu dukung Jokowi. Jadi keadaan itu bukan bersatu, malah makin tajam (perpecahan),” paparnya.

Sebagai salah satu partai besar yang menaungi umat Islam, Hamzah mengaku tidak akan tinggal diam dengan pecahnya PPP. Oleh karena itu Hamzah akan memanggil para senior PPP membahas bagaimana PPP kedepannya. Ia pun mendukung langkah yang dilakukan Humphrey yang menjalin silaturahmi dengan para senior PPP untuk menyatuhkan PPP.

“Pak Humphrey nawaitunya bagus sekali bagaimana PPP bisa bersatu,” tegasnya.

Sementara itu Humphrey juga mengaku akan ada silaturahim lanjutan untuk menyatukan PPP di antaranya dengan Hamzah Haz. Apalagi Hamzah Haz merupakan mantan Ketua Umum PPP sehingga diperlukan nasehat dan sarannya untuk menyatukan PPP.

Tidak lolos (DPR) itu yang menjadi kekhawatiran PPP pihak kita. Makanya kami selalu ingin islah. Kita tidak ingin PPP hilang dari sejarah, sama dengan Pak Hamzah. Nawaitu kami ingin beratu,” tegasnya. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03