29 Januari 2023 - 06:35 6:35
728x90

Bolehkah Donor Darah saat Menstruasi?

WartaPenaNews, Jakarta – Pada umumnya, semua orang dewasa bisa melakukan donor darah asalkan memenuhi sejumlah syarat. Antara lain, berbadan sehat dan bugar, memiliki berat badan antara 50–160 kg, berusia 17–66 tahun (atau hingga 70 tahun, jika telah mendonorkan darah sebelumnya), serta berusia di atas 70 tahun dan telah mendonorkan darah dalam 2 tahun terakhir. Lantas, bolehkah wanita donor darah saat menstruasi?

Masa menstruasi pada wanita
Dilansir dari Womenshealth, siklus menstruasi adalah proses hormonal bagi seorang wanita untuk mempersiapkan kemungkinan kehamilan. Periode menstruasi yang teratur pada masa pubertas dan menopause adalah tanda bahwa tubuh Anda bekerja secara normal.

Pada sebagian besar wanita, saat menstruasi akan mengeluarkan darah sebanyak kurang dari 16 sendok teh atau sekitar 80 ml dalam sekali siklus menstruasi dalam waktu 3 sampai 7 hari. Rata-rata, darah yang dikeluarkan wanita sebanyak 6-8 sendok teh atau sekitar 30–40 ml. Sementara itu, pada perdarahan menstruasi yang berat diartikan mengeluarkan darah sebanyak lebih dari 80 ml dalam satu fase menstruasi, dan berlangsung lebih dari 7 hari.

Dengan kondisi tersebut, bagaimana bila wanita yang sedang menstruasi ingin mendonorkan darahnya?

Donor darah saat dalam masa menstruasi
Sebelum memutuskan mendonorkan darah, para wanita yang sedang menstruasi harus memperhatikan beberapa hal terkait donor darah terlebih dahulu. Satu kali donor darah akan mengambil 470 ml dari tubuh Anda, yang merupakan 8 persen dari total volume darah orang dewasa. Tubuh akan menggantikan volume darah yang hilang ini dalam waktu 24–48 jam, dan memulihkan sel darah merah kembali dalam waktu 10–12 minggu.

Wanita diperbolehkan mendonorkan darah saat menstruasi berlangsung, selama kadar hemoglobin (Hb) Anda dianggap cukup, yakni minimal 12.5 g/dl, tidak mengalami perdarahan berlebih dan berkepanjangan. Selain itu, Anda sedang tidak merasa nyeri berlebihan atau rasa tidak nyaman karena menstruasi. Jika Anda tidak memenuhi syarat di atas, sebaiknya tunda rencana donor darah Anda.

Perhatikan juga kondisi ini
1. Donor darah memang adalah tindakan mulia dan dapat menolong nyawa orang lain di saat darurat. Namun, selain kondisi menstruasi, ada beberapa kondisi yang menyebabkan Anda harus menunda niat untuk mendonorkan darah, yaitu:

2. Sedang merasa kurang sehat, batuk pilek, atau radang tenggorokan.

3. Sedang mengonsumsi antibiotik atau mengalami infeksi. Tunda 14 hari setelah sembuh dari infeksi atau dari tablet antibiotik terakhir Anda.

4. Habis berkunjung ke dokter gigi. Pada umumnya, 24 jam setelah tindakan yang didapat dari dokter gigi relatif aman untuk mendonorkan darah, tapi pada sebagian prosedur harus dikaji kembali.

5. Baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri atau sempat menetap, terutama beberapa negara yang dianggap memiliki risiko penyakit menular dan dapat membahayakan keamanan produk darah. Setelah melakukan perjalanan dengan durasi lebih dari 20 jam, donor darah dianjurkan ditunda selama 28 hari. Setelah menetap pada salah satu negara tersebut selama lebih dari 3 bulan dalam waktu 6 bulan terakhir, donor darah dianjurkan ditunda selama 3 bulan.

6. Mengidap kanker jenis tertentu, telah menerima transfusi darah, atau menerima transplantasi organ. Kondisi anda akan dikaji lebih lanjut oleh para petugas medis mengenai boleh tidaknya mendonorkan darah.

7. Telah berhubungan sesama jenis. Peraturan ini telah direvisi dari semula untuk menunda mendonorkan darah 12 bulan setelah berhubungan terakhir menjadi 3 bulan oleh the Advisory Committee on the Safety of Blood, Tissues and Organs (SaBTO) pada 28 November 2017.

Jika Anda sedang menstruasi dan ingin donor darah, pastikan agar sedang tidak dalam kondisi nyeri, mengalami perdarahan berlebih, serta lolos dari pemeriksaan kadar Hb. Dengan mengetahui kondisi tubuh Anda, dapat dipastikan bahwa donor darah saat menstruasi akan tetap aman dan nyaman bagi Anda. (*/dbs/klikdokter)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03