3 Februari 2023 - 14:02 14:02

Debat Pilpres Dinilai Bukan Kampanye yang Efektif

WartaPenaNews, Jakarta – Debat pemilihan presiden (Pilpres) putaran kedua tinggal menunggu hari. Belajar dari debat pertama, semua pihak berharap dalam debat kedua nanti menjadi ajang adu gagasan dan bukan arena saling serang program kedua calon baik Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Debat kedua pilpres akan digelar, Minggu (17/2) depan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, sejatinya debat pilpres bukan kampanye yang efektif menjaring suara. Bagi penantang sekalipun, kampanye door to door lebih berpengaruh ketimbang fokus dalam debat pilpres. “Debat hanya mempengaruhi swing voters (massa mengambang-red). Sedangkan kampanye mendatangi langsung dari pintu ke pintu masih merupakan kampanye paling efektif,” jelas Ujang, Rabu (6/2).

Ujang juga menyebut jika debat menjadi sangat penting karena kedua paslon akan dilihat dan dinilai oleh seluruh pemilih di nusantara ini bahkan bagi pemilih yang ada di luar negeri. Pengaruhnya besar bagi pemilih yang belum menentukan pilihan. “Di pilihan para swings voters akan ditentukan ketika selesai melihat debat,” terangnya.

Ia menambahkan, teknik kampanye via udara (media tv, radio, medsos dan media daring) dianggap lebih efektif untuk mendulang suara di pedesaan. Ditambah dengan door to door campaign akan menambah daya gedor meraup suara massa.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum KPU Wahyu Setiawan mengatakan, jika kedua paslon jangan terfokus kepada debat. Menurutnya, masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk menarik pemilih.

Debat capres-cawapres sebenarnya salah satu dari sembilan metode kampanye. Kepentingannya KPU ada dua. Pertama fasilitasi paslon menyampaikan visi-misi program. Kedua fasilitasi pemilu agar mendapat informasi terkait performa paslon, visi misi program paslon.

“Kami berharap paslon dan tim suksesnya memanfaatkan matode kampanye lain. Pertemuan tatap muka, terbatas, pemasangan alat peraga kampanye, penyebaran bahan kampanye, medsos. Kami pandang metode lain belum dioptimalisasi. Silahkan manfaatkan metode yang lain untuk eksplor visi-misi program paslon,” bebernya.

Menurutnya, jika semua hanya bertumpu pada debat untuk memperoleh info utuh KPU akan terkendala sisi waktu. “Kami mendorong metode lain dimanfaatkan,” tambahnya. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
satu 1
Wowon Erawan Tega Membunuh Anaknya, Ini Alasannya

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
3 Februari 2023 - 12:13
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur

wartapenanews.com  -  Seorang siswa teladan dari SMA Negeri 1 Kota Kotamobagu di Sulawesi Utara (Sulut) bernama Aldi, dianiaya atau dikeroyok oleh belasan siswa lainnya hingga babak belur dan harus dibawa

01
|
3 Februari 2023 - 11:07
Hujan Deras di Gunungkidul Menyebabkan Tanah Longsor

wartapenanews.com  - Hujan deras yang mengguyur Gunungkidul, Kamis (2/2/2023) malam memicu beberapa bencana tanah longsor. Hujan yang mulai pukul 19.00 WIB mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik. Tak hanya itu,

02
|
3 Februari 2023 - 10:06
Anggota DPRD Pekalongan Ditangkap saat Pesan Sabu

wartapenanews.com  -  Seorang anggota DPRD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berinisial JZ (53) ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. JZ ditangkap di rumah rekannya pada Minggu 29 Januari 2023 kemarin.

03