29 Januari 2023 - 06:03 6:03
728x90

Ribuan Caleg Belum Cantumkan Data Pribadi ke Publik

WartaPenaNews, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat mencatat sebanyak 2.049 dari 8.037 calon legislatif (caleg) yang bertarung dalam Pemilu 2019 belum mencantumkan data pribadi ke publik. Caleg memang memiliki hak untuk merahasiakan data pribadinya. Namun bagi sejumlah pihak, hal ini akan berimbas minimnya transaparansi dalam kerja-kerja legislasi dan pengawasannya.

Direktur Eksekutif Indonesian Political Review Ujang Komarudin mengatakan, ada kemungkinan para caleg beranggapan, kampanye yang mereka lakukan selama ini bagian dari mengenalkan diri ke publik dalam rangka membuka diri. “Harusnya para caleg taat azas. Untuk membuka data diri ke publik. Agar publik bisa menilai dengan rasional dan objektif,” terang Ujang, Kamis (7/2).

“Pada dasarnya, membuka data diri apa adanya, merupakan bagian dari kampanye yang mengusung keterbukaan. Membuka data diri ke publik tidak akan berpengaruh terhadap elektoral. Tetapi membuka data diri bagi caleg merupakan kewajiban moral dan sosial. Bagaimana mereka akan jujur dan terbuka, jika para caleg untuk membuka data diri saja tidak mau,” jelasnya.

Lebih lanjut Ujang menegaskan, dengan mencantumkannya data diri di website yang disediakan KPU tidak akan berpengaruh terhadap elektoral. Karena publik atau pemilih bukan memilih berdasarkan pada persoalan membuka data diri di website. Tapi para pemilih lebih memilih calegnya berdasarkan pada kedekatan emosional, kekerabatan, dan sejumlah variabel.

Terpisah, Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan pihaknya berencana mengumumkan ke publik para caleg yang tidak melengkapi data diri di website KPU. Agar pemilih bisa mempertimbangkan dalam menentukan pilihannya. “Data diri meliputi riwayat pendidikan, organisasi, pekerjaan sampai status hukum. Sebentar lagi kami umumkan,” jelasnya di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Ilham mengatakan, KPU juga tidak bisa membuka data caleg tanpa persetujuan orang tersebut. “Karena data tersebut dilindungi Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik. Dalam Pasal 17 Huruf h disebutkan, data yang bersifat pribadi tidak bisa disebarluaskan begitu saja. Karena menyangkut dengan hak konstitusional,” tutupnya. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03