3 Februari 2023 - 13:11 13:11

Ekspektasi Publik Tinggi, KPU Didesak Lakukan Perubahan di Debat Kedua

WartaPenaNews, Jakarta – Besarnya tekanan publik mulai membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melunak. Langkah perbaikan mulai digagas satu demi satu. Dari, sisi jam tayang, sampai penghentian bocoran soal dalam debat kedua yang akan berlangsung, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2) mendatang.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengakui ekspektasi publik yang begitu tinggi. Baik dari sisi tema yang diusung, problem dan solusi yang diangkat, sampai gestur tubuh pasangan calon.

“Masukan dari publik kita tampung. Debat kedua yang mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup akan berbeda. Ekpestasi publik sudah kita tangkap, baik soal waktu yang terlalu larut sampai penghentian bocoran,” terang Wahyu, Minggu (20/1).

Secara internal, lanjut dia KPU terus melakukan evaluasi menyeluruh. Terkait format dan mekanisme debat untuk perbaikan di edisi berikutnya. “Yang paling disorot ya soal kisi-kisi pertanyaan. Ini yang kita tidak berikan lagi,” imbuhnya.

Perbaikan-perbaikan lainnya akan terus dibahas agar pelaksanaan debat kedua 17 Februari mendatang bisa memenuhi ekspektasi semua pihak. “Tentu KPU RI atas kritik dan saran dari masyarakat. Kita juga menginginkan esensi dari debat itu tersaring, dan punya nilai plus bagi publik,” tambah mantan Komisioner KPU Jawa Tengah itu.

Terpisah, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini juga mengingatkan KPU agar lebih konsisten dalam peraturan perundangan. UU pemilu hanya mewajibkan KPU meminta pertimbangan paslon dalam menunjuk moderator. Selebihnya merupakan otoritas KPU sebagai penyelenggara.

Karena itu, dia menyarankan KPU menyiapkan debat seperti menyiapkan PKPU. Konsep debat secara matang dibuat oleh KPU tanpa intervensi paslon. Kemudian, terhadap konsep tersebut dilakukan uji publik. “Di situlah KPU akan mendapat masukan. Tetapi tetap saja, pengambil keputusan,” ujarnya.

Kemudian, KPU jangan lagi mengambil panelis dari usulan kandidat. Itu akan menimbulkan kesan ada hubungan politik antara panelis dengan kandidat. KPU, lanjut Titi, harus menunjukkan otoritasnya sebagai penyelenggara dengan memutuskan sendiri siapa panelis debat.

Selain itu, tidak perlu ada kisi-kisi pertanyaan yang diberitahukan. Pertanyaan itu harus merupakan hasil pendalaman panelis dan barus disampaikan saat debat. “Untuk melihat respons orisinal atau otentik dari pasangan calon,” jelas perempuan kelahiran Palembang itu.

Catatan lain dari Titi adalah jam tayang debat yang terlalu malam. Dia menuturkan, Indonesia memiliki tiga zona waktu, dan Jakarta berada di zona terakhir. Kalau jam delapan malam, itu jam 10 di Indonesia Timur. Sehingga selesainya jam 12 malam, lanjutnya.

Menurut Titi, sebaiknya debat dimajukan setidaknya menjadi pukul 19.00 Wib atau 21.00 Wit. Bila maju menjadi pukul 18.00, akan banyak tudingan karena waktunya mepet dengan jadwal salat. “Kami sebenarnya di awal mengusulkan debat diselenggarakan mewakili tiga wilayah besar Indonesia. Barat, Tengah, Timur,” tambahnya.

Terpisah, Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, dengan melunaknya KPU tentu ini menjadi angin segar. Dan harapannya menjamin debat kedua berlangsung lebih seru dan sengit.

“Dari suguhan di debat pertama sudah tampak mana saja yang perlu diperbaiki. Sehingga, debat kedua para kandidat bisa dikuras lebih maksimal,” ujar Hendri. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia
satu 1
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
3 Februari 2023 - 12:13
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur

wartapenanews.com  -  Seorang siswa teladan dari SMA Negeri 1 Kota Kotamobagu di Sulawesi Utara (Sulut) bernama Aldi, dianiaya atau dikeroyok oleh belasan siswa lainnya hingga babak belur dan harus dibawa

01
|
3 Februari 2023 - 11:07
Hujan Deras di Gunungkidul Menyebabkan Tanah Longsor

wartapenanews.com  - Hujan deras yang mengguyur Gunungkidul, Kamis (2/2/2023) malam memicu beberapa bencana tanah longsor. Hujan yang mulai pukul 19.00 WIB mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik. Tak hanya itu,

02
|
3 Februari 2023 - 10:06
Anggota DPRD Pekalongan Ditangkap saat Pesan Sabu

wartapenanews.com  -  Seorang anggota DPRD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berinisial JZ (53) ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. JZ ditangkap di rumah rekannya pada Minggu 29 Januari 2023 kemarin.

03