7 Februari 2023 - 09:52 9:52

Fix! Microsoft Mundur dari Bisnis Wearable

WartaPenaNews, Jakarta – Wearable adalah gelang pintar Microsoft Band yang dikatakan tidak lagi menjadi fokus bisnis mereka. Artinya, perusahaan Amerika Serikat itu mematikan produksi perangkat wearable beserta aplikasi pendukungnya, Microsoft Health Dashboard.

Dikutip dari laman WindowsCentral, Senin (4/3), Microsoft Band dan aplikasi pendukungnya, Microsoft Health Dashboard, akan berhenti mendapatkan pembaruan pada 31 Maret mendatang. Dalam email yang dikirimkan kepada pengguna Band baru-baru ini, mereka menyebut akan menghentikan dukungan Microsoft Health Dashboard dan aplikasi dan layanan pada 31 Mei.

Dengan demikian, aplikasi Microsoft Band akan dihapus dari toko Microsoft, Google Play, dan Apple App pada tanggal itu. “Terima kasih telah menjadi pelanggan Microsoft dan menggunakan produk Dasbor Band serta Kesehatan kami. Hari ini Microsoft mengumumkan akhir dukungan untuk aplikasi dan layanan Microsoft Health Dashboard,” jelas Microsoft dalam keterangan tertulisnya.

Dengan demikian, artinya pengguna Microsoft Band pada tanggal tersebut tidak bisa lagi menyinkronisasikan data kesehatannya ke dalam aplikasi. Pun dengan perangkat Band terbaru.

Terkait rencananya undur diri dari perangkat Microsoft Band serta dukungan aplikasinya, dikutip dari laman PhoneArena, Microsoft sudah menyiapkan skema pengembalian uang alias refund agar penggunanya tak dirugikan. Kendati begitu, tak semua pengguna Microsoft Band itu bisa mendapat pengembalian uang.

Adapun yang bisa mengikuti program tersebut adalah pengguna yang menyinkronisasikan data dari Band ke Health Dashboard antara 1 Desember 2018 sampai 1 Maret 2019. Jika masuk dalam kategori tersebut, pengguna akan mendapat email dari Microsoft yang berisi informasi refund senilai USD 80 atau setara dengan Rp 1,1 jutaan untuk Band 1 dan USD 175 atau sekitar Rp 2,4 jutaan untuk Band 2. Baik yang masih bergaransi maupun yang garansinya sudah habis.

Sebagai informasi, perusahaan rintisan Bill Gates itu diketahui sudah menghentikan penjualan gelang fitness tersebut sejak 2016. Microsoft mengaku produk gelang pintarnya tak mendapat sambutan baik dari konsumen.

Bicara persaingan, di pasaran saat ini memang ada banyak vendor teknologi yang juga membesut perangkat wearable gelang pintar. Fitur dan fungsi yang disajikan pun beragam. Beberapa vendor tersebut, antara lain, Samsung, Xiaomi, Huawei, Honor, dan banyak lagi. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
7 Februari 2023 - 08:09
Banyaknya Luka Ditemukan pada Jenazah Mahasiswa Politeknik di Surabaya

wartapenanews.com - Sejumlah luka didapati pada tubuh MR (20), mahasiswa politeknik di Surabaya timur yang meninggal, diduga akibat dianiaya dan dikeroyok seniornya. Kondisi MR tersebut dibeberkan Muhammad Yani, ayah kandungnya.

01
|
7 Februari 2023 - 07:29
BPOM Selidiki Kasus Gagal Ginjal yang Menewaskan 1 Anak

wartapenanews.com - Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak (GGAPA) ditemukan lagi setelah lama 'menghilang'. Hal itu disampaikan epidemiolog UI Pandu Riono yang biasa berkoordinasi soal surveilans kesehatan di Ibu Kota. "Terdeteksi

02
|
7 Februari 2023 - 07:06
Gempa Susulan 5,2 Magnitudo, Kali Ini Berpusat di Muara Binuangeun Banten

wartapenanews.com - Gempa susulan terjadi di Banten, kali ini berpusat di Muara Binuangeun dengan kekuatan 5,2 magnitudo, Selasa (7/2). Gempa itu terjadi setelah beberapa detik atau tepatnya pukul 07.35 WIB.

03