25 May 2024 - 22:30 22:30

Fix! Microsoft Mundur dari Bisnis Wearable

WartaPenaNews, Jakarta – Wearable adalah gelang pintar Microsoft Band yang dikatakan tidak lagi menjadi fokus bisnis mereka. Artinya, perusahaan Amerika Serikat itu mematikan produksi perangkat wearable beserta aplikasi pendukungnya, Microsoft Health Dashboard.

Dikutip dari laman WindowsCentral, Senin (4/3), Microsoft Band dan aplikasi pendukungnya, Microsoft Health Dashboard, akan berhenti mendapatkan pembaruan pada 31 Maret mendatang. Dalam email yang dikirimkan kepada pengguna Band baru-baru ini, mereka menyebut akan menghentikan dukungan Microsoft Health Dashboard dan aplikasi dan layanan pada 31 Mei.

Dengan demikian, aplikasi Microsoft Band akan dihapus dari toko Microsoft, Google Play, dan Apple App pada tanggal itu. “Terima kasih telah menjadi pelanggan Microsoft dan menggunakan produk Dasbor Band serta Kesehatan kami. Hari ini Microsoft mengumumkan akhir dukungan untuk aplikasi dan layanan Microsoft Health Dashboard,” jelas Microsoft dalam keterangan tertulisnya.

Dengan demikian, artinya pengguna Microsoft Band pada tanggal tersebut tidak bisa lagi menyinkronisasikan data kesehatannya ke dalam aplikasi. Pun dengan perangkat Band terbaru.

Terkait rencananya undur diri dari perangkat Microsoft Band serta dukungan aplikasinya, dikutip dari laman PhoneArena, Microsoft sudah menyiapkan skema pengembalian uang alias refund agar penggunanya tak dirugikan. Kendati begitu, tak semua pengguna Microsoft Band itu bisa mendapat pengembalian uang.

Adapun yang bisa mengikuti program tersebut adalah pengguna yang menyinkronisasikan data dari Band ke Health Dashboard antara 1 Desember 2018 sampai 1 Maret 2019. Jika masuk dalam kategori tersebut, pengguna akan mendapat email dari Microsoft yang berisi informasi refund senilai USD 80 atau setara dengan Rp 1,1 jutaan untuk Band 1 dan USD 175 atau sekitar Rp 2,4 jutaan untuk Band 2. Baik yang masih bergaransi maupun yang garansinya sudah habis.

Sebagai informasi, perusahaan rintisan Bill Gates itu diketahui sudah menghentikan penjualan gelang fitness tersebut sejak 2016. Microsoft mengaku produk gelang pintarnya tak mendapat sambutan baik dari konsumen.

Bicara persaingan, di pasaran saat ini memang ada banyak vendor teknologi yang juga membesut perangkat wearable gelang pintar. Fitur dan fungsi yang disajikan pun beragam. Beberapa vendor tersebut, antara lain, Samsung, Xiaomi, Huawei, Honor, dan banyak lagi. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
25 May 2024 - 12:41
Terjadi Lagi, Bus Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan di Sumsel

WARTAPENANEWS.COM – Kecelakaan bus rombongan study tour kembali terjadi, kali ini dialami oleh bus membawa rombongan study tour Sekolah Dasar (SD) yang diduga dari Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera

01
|
25 May 2024 - 11:38
Di Wilayah Ini, Kendaraan Tanpa Pelat Nomor Makin Marak

WARTAPENANEWS.COM –  Kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil tanpa pelat nomor (TNKB) kembali marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ironisnya, para pengemudi kendaraan ini rata-rata mengemudi secara ugal-ugalan

02
|
25 May 2024 - 10:39
Makin Meluas, Ada 47 RT di Jakarta yang Terendam Banjir

WARTAPENANEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mulai Jumat (24/5), menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, Sabtu (25/5). BPBD DKI melaporkan, banjir siang ini meluas hingga ke

03