21 June 2024 - 07:15 7:15

Gugat Putusan MA, Korban First Travel Ngotot Tetap Ingin Berangkat Umrah

WartaPenaNews, Jakarta – Para korban calon jamaah umrah First Travel (FT) berencana akan menggugat secara perdata bos FT Andika Surachman ke Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. Gugatan ini menyusul putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi terdakwa pada perkara ini.

Selain pihak First Travel, gugatan ini juga ditujukan kepada pihak kejaksaan selaku pihak eksekutor terhadap aset-aset milik agen perjalanan haji dan umrah tersebut. Pada salah satu dalil gugatannya, korban meminta agar kejaksaan menunda eksekusi hingga perkara ini selesai disidangkan atau berkekuatan hukum tetap.

“Kita masukan pihak eksekutor sebagai pihak turut tergugat,” kata Kuasa Hukum korban First Travel Riesqi Rahmadiansyah di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Riesqi menuturkan gugatan ini bisa menjadi harapan terakhir bagi 63 ribu korban FT yang gagal berangkat menjalankan ibadah ke tanah suci Mekkah. Gugatan ini mewakili sekitar 3.500 jamaah yang terbagi menjadi tiga kelompok.

“Gugatan ini dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama pihak franchise First Travel. Kedua, para agen. Ketiga, para jamaah. Total penggugatnya hanya lima orang mewakili 3.500 jamaah,” terang Riesqi.

Lebih lanjut ia menerangkan, secara perspektif hukum gugatan ini akan menguntungkan Andhika yang tengah menjalankan vonis penjara selama 20 tahun. Karena jika nantinya pengadilan menyatakan terdakwa terbukti melakukan wanprestasi (ingkar janji) ini akan menjadi bukti baru (novum) bagi Andhika mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK).

Pada kesempatan yang sama, Riesqi mempertanyakan aset-aset milik FT yang disita oleh pihak penyidik. Guna mengecek ini, kini pihaknya bersama kuasa hukum Andhika tengah menelusuri 38 rekening yang terdapat di 126 bank, serta 62 tempat penyimpanan uang dan rekening atas nama perusahaan.

Dari hasil penelusuran dia memperkirakan ada ratusan miliar uang yang menguap dari sejumlah rekening dan aset milik First Travel. “Ini sedang kita kejar. Karena ada berapa aset Andhika yang ditahan. Uangya lari ke mana? Jawaban itu pula yang kita mintakan dalam gugatan perdata,” pungkas Riesqi.

Gugatan ini juga akan menjadi harapan terakhir bagi para jamaah agar impiannya bisa berangkat ke tanah suci bisa terwujud. “Ini harapan terakhir kita. Minimal akan membuka siapa sebenarnya yang memegang aset milik First Travel,” katanya lagi.

Sebelumnya Mahkamah Agung menolak kasasi tiga terdakwa kasus First Travel masing-masing Andika Surachman, Annies Desvitasari Hasibuan, dan Siti Nuriada Hasibuan. Pada putusannya, MA mengembalikan vonis Pengadilan Negeri Depok yang menghukum pidana penjara terdakwa Andika 20 tahun, Anniesa 18 tahun, dan Siti Hasibuan 15 tahun.

Majelis Hakim Agung MA yang diketuai Eddy Army, serta dua anggotanya Margono dan Andy Samsan Nganro menyatakan seluruh aset milik First Travel dirampas untuk negara dan akan dikembalikan ke kas negara. Vonis ini seakan membuyarkan impian ribuan jamaah agar bisa berangkat ibadah ke tanah suci. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
21 June 2024 - 05:31
Longsor Terjang Polewali Mandar

WARTAPENANEWS.COM – Curah hujan tinggi dalam durasi kurang lebih tiga jam memicu terjadinya tanah longsor di wilayah Kecamatan Tu'ubi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (12/6). "Hasil kaji cepat

01
|
21 June 2024 - 05:13
Nabire Papua Diguncang Gempa Berkekuatan 3,7 Magnitudo

WARTAPENANEWS.COM –  Gempa dengan magnitudo (M) 3,7 mengguncang Nabire, Papua, Jumat (21/6/2024). "Gempa Mag:3.7, 21-Jun-2024 04:17:39WIB, Lok:3.21LS, 135.76BT (33 km TimurLaut NABIRE-PAPUA)," tulis petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

02
|
21 June 2024 - 04:34
Gunung Lewotobi Laki-laki 2 Kali Meletus, Warga Diimbau Waspada

WARTAPENANEWS.COM – Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi sebanyak dua kali pada dini hari ini, Jumat (21/6/2024), pukul 01.02 WITA dan 02.12 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan

03