30 Januari 2023 - 16:16 16:16
728x90

Ini Pesan Khusus Kyai Madura kepada Humphrey Djemat

WartaPenaNews, Madura – Kyai sepuh asal Pondok Pesantren Nurul Huda, Sumenep KH Imron Syahruddin, 96 tahun, memberikan pesan khusus kepada Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta Humphrey Djemat. Dalam pesannya itu kyai Imron mengatakan, umat muslim musti bersatu agar tidak boleh diperlakukan semena-mena oleh penguasa atau orang yang mau menghancurkan Islam.

“Islam harus bersatu untuk kuat agar tidak diperlakukan semena-mena oleh penguasa atau orang yang mau menghancurkan Islam,” kata KH Imron seperti yang disampaikan oleh putra pertamanya KH Ahli Fikri Warist didampingi Kyai lainnya saat menyambut kedatangan Humphrey beserta bersama rombongan di Ponpes Nurul Huda, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (24/1/2019).

Nasihat yang disampaikan KH Imron Syahruddin atau Abah Kyai seakan telah mengingatkan kembali pimpinan PPP itu untuk terus menggalang umat yang rindu pada kebesaran dan kejayaan PPP. Di mana partai berlambang Kabah ini merupakan rumah besar bagi umat umat Islam menyalurkan aspirasinya.

Pada kesempatan itu, Humphrey menjelaskan kondisi terkini partai Islam tertua di Indonesia yang selama 4 tahun lebih berjuang untuk mendapatkan keadilan.

Di hadapan para pengasuh Ponpes dan para kyai, Humphrey bersama partainya berjanji akan memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 17 April 2019. Sontak ajakan ini disambut gema takbir yang membahana.

Selain itu Humphrey juga mengajak umat Islam yang ada di Madura untuk memilih wakil legislatif dari PPP agar bisa duduk di parlemen. “Bismillah.. dengan niat ikhlas untuk mengemban amanah umat yang dipercayakan dan memperhatikan nasihat para ulama, kyai, habaib. Demi Islam saya akan terus bergerak memperjuangkan Islam,” kata Humphrey.

Kedatangan Humphrey kali ini sungguh telah membuka mata para Kyai di Madura dalam melihat perjuangan sosok pengacara terkenal tersebut. Selama di Madura, Humphrey juga mengunjungi Ponpes Annuqoyah di Sumenep.

Perjalanan di pulau garam diakhiri di Ponpes At Taroqqi Sampang. Di ponpes ini bersemayam tokoh PPP KH Alawy Muhammad yang sangat gigih menegakkan syariat Islam. Usai berziarah kemudian Humphrey saling bertukar pikiran dengan para santri dan pengasuh ponpes tersebut.

“Mereka menitipkan PPP dibawah kepemimpinan saya untuk kembali kepada arah perjuangan partai,” tutup Humphrey. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03