29 Januari 2023 - 06:40 6:40
728x90

Jangan Hanya Anies, Bawaslu Juga Harusnya Periksa Kepala Daerah Lain

WartaPenaNews, Jakarta – Sudah hampir sebulan sejak Anies Baswedan diperiksa Bawaslu karena mengacungkan dua jarinya di acara Gerindra. Gubernur DKI Jakarta itu pun sudah dinyatakan tidak melakukan pelanggaran pemilu. Meski begitu, anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo – Sandi, Fadli Zon sepertinya masih kesal.

Hal itu terlihat saat dia ditanya awak media soal dukungan yang diberikan sembilan kepala daerah di Maluku Utara kepada Jokowi. Dia langsung membandingkan dengan apa yang terjadi pada Anies.

“Silakan saja (mendukung). Tapi, coba diperiksa kenapa Saudara Anies Baswedan hanya pakai angka dua kemudian diperiksa Bawaslu, tapi mereka tidak. Tolong Bawaslu periksa juga apakah mereka melanggar atau tidak,” kata Fadli di gedung parlemen, Jakarta, Senin (4/2).

Seperti diketahui, sembilan kepala daerah di Maluku Utara mendeklarasikan dukungan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma’ruf, Jalan Proklamasi, Jakarta, Minggu (3/2).

Tidak hanya itu, kata Fadli, ada pula sekitar sepuluh kepala daerah di Sumatera Barat atau Sumbar menyatakan dukungan kepada Jokowi. Bahkan, dengan membubuhkan tanda tangan resmi. Namun, tidak pernah dipersoalkan Bawaslu. “Di Sumatera Barat ada sepuluh pakai tanda tangan diperiksa dong,” ungkapnya.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR itu mengingatkan jangan seperti perlakuan terhadap pihaknya saja, tapi di lain pihak mendapat keistimewaan. “Jangan seperti kami saja kalau ada yang mendukung kemudian seperti diteror, dan diintimidasi. Tapi, kepada mereka tidak dilakukan itu. Nah ini apa, mau pemilu macam apa,” paparnya.

Lebih lanjut Fadli tidak khawatir dukungan kepala daerah kepada Jokowi – Kiai Ma’ruf itu mengurangi elektabilitas Prabowo – Sandi.

“Kalau itu tidak masalah. Kalau elektabilitas itu one man one vote. Yang memilih rakyat, bupati itu suaranya cuma satu, kok. Wakil bupati cuma satu, jadi (bupati dan wakilnya cuma dua suara,” katanya.

Sekali lagi, Fadli meminta mereka diperiksa apakah melanggar aturan atau tidak. Apakah kemudian menggunakan fasilitas di kabupaten atau provinsinya. “Nah itu kalau dia menggunakan itu berarti itu salah jelas (melanggar),” ungkapnya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03