29 Januari 2023 - 05:13 5:13
728x90

Kini, Haji Furoda Dinyatakan Legal

WartaPenaNews, Jakarta – Setelah tiga tahun melalui pembahasan yang alot, Revisi UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) disahkan dalam sidang paripurna DPR di Senayan kemarin (29/3). UU yang baru itu mengatur banyak hal baru. Termasuk soal umrah yang kurang diakomodasi dalam UU sebelumnya.

Revisi UU tersebut memuat 12 poin penting perubahan maupun penambahan pada sistem PHU yang lama. ”RUU ini dibahas sejak tahun 2016. Alhamdulillah hari ini sudah disahkan,” kata Ketua Komisi VIII Ali Taher Parasong.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, Revisi UU PHU ini hakekatnya mengakomodasi aspirasi yang berkembang di masyarakat. Beberapa poin yang berhasil dimasukkan oleh pemerintah, antara lain, pelimpahan porsi bagi calon jamaah haji (CJH) yang wafat sebelum terbang ke tanah suci. “Ya, porsi CJH yang wafat bisa dilimpahkan ke ahli waris. Suami, istri, orangtua atau anaknya,” katanya.

Selain itu, CJH yang sudah menunggu lama dalam antrean dan berusia sekurang-kurangnya di atas 65 tahun, diprioritaskan untuk berangkat lebih awal. Kemudian, CJH penyandang disabilitas juga diprioritaskan dan mendapatkan pelayanan khusus. ”CJH dengan sakit permanen juga bisa dilimpahkan porsinya,” jelas Menag.

Ada juga aturan untuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). KBIHU akan mendapatkan prioritas porsi dalam kuota jika memiliki jamaah sekurang-kurangnya 135 orang. Setiap kelipatan jumlah ini, KBIHU mendapatkan kuota 1 pembimbing ibadah haji.

Aturan untuk biro travel atau Penyelenggara Perjalanan Umrah (PPIU) maupun wisata akan diperketat. “PPIU harus betul-betul mengikuti aturan yang lebih ketat, baik dari sisi regulasi maupun sistem aplikasi yang selama ini kita bangun secara elektronik,” katanya.

Sanksi administrasi hingga pidana menanti biro travel yang melanggar atau menelantarkan jamaahnya. Menag kini juga punya wewenang untuk membentuk tim khusus pencegahan pelanggaran ibadah haji.

Haji Furoda juga dilegalkan dalam revisi UU ini. Haji Furoda adalah haji undangan dari Pemerintah Saudi. Jamaah haji furoda berangkat menggunakan visa khusus, di luar visa haji yang dikoordinatori kemenag. Menag menyatakan, mereka yang berhaji menggunakan visa selain visa kuota resmi, wajib berangkat dan mendaftar lewat Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Menag menyebut, memang Pemerintah Arab Saudi memilik kewenangan mengeluarkan visa untuk WNI di luar kuota resmi jamaah haji yang tahun ini sebanyak 221 ribu orang. Termasuk jika ada undangan berhaji dari keluarga kerajaan Arab Saudi, atau dari Rabitoh Alam Islami.

”Yang menggunakan visa di luar kuota harus berangkat melalui PIHK. Sehingga segala sesuatunya terdata oleh kami yang di Kemenag,” imbuhnya.

Tujuan dari ketentuan ini, kata Menag, adalah mengantisipasi jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan di tanah Suci.

“Jadi kalau ada masalah, kami tahu siapa, dari mana, konteks berhajinya dalam rangka apa, menggunakan visa apa, dan seterusnya,” jelas Lukman. Untuk diketahui, dalam revisi UU inijuga diatur secara jelas bahwa jumlah CJH khusus hanya dibatasi maksimal delapa persen dari total kuota nasional. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03