26 May 2024 - 02:51 2:51

Pemerintah Australia Bakal Sanksi Senator Fraser Anning

WartaPenaNews, Jakarta – Pemerintah Australia mengaku, akan mengambil langkah tegas untuk merespons pernyataan kontroversial salah satu senatornya, Fraser Anning, yang telah menuduh imigran Muslim sebagai penyebab penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Duta Besar Australia di Jakarta, Gary Quinlan menuturkan, pemerintah akan menggelar rapat di parlemen pada 2 April mendatang untuk membicarakan sanksi bagi Anning.

“Pemerintah dan seluruh partai politik akan mengambil langkah menanggapi sikap individu tersebut (Anning) pada 2 April mendatang di parlemen,” kata Quinlan saat bertemu dengan sejumlah petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (19/3).

Pernyataan itu dilontarkan Quinlan menanggapi pernyataan Anning, yang menyebut bahwa kaum imigran Muslim menjadi penyebab teror Christchurch terjadi.

Dalam pernyataannya pada Jumat (15/3), Anning mengatakan, penyebab penembakan massal yang terjadi di dua masjid di pusat Kota Christchurch bukan karena aturan kepemilikan senjata yang lemah.

Dia menganggap, program imigrasi yang yang mengizinkan imigran Muslim fanatik tinggal di Selandia Baru menjadi penyebab utama teror terjadi. Dalam pernyataannya, Anning bahkan menyebut Islam sama dengan fasisme.

“Mari kita perjelas, ketika umat Muslim menjadi korban dalam kekerasan hari ini, biasanya mereka lah yang menjadi pelaku. Secara global, kaum Muslim banyak membunuh orang dengan mengatasnamakan agama,” kata Anning.

Pernyataan itu mendapat kecaman dari banyak pihak, termasuk Indonesia. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bahkan memanggil Quinlan untuk menyampaikan kecamannya terhadap pernyataan Anning tersebut.

Dalam pertemuan dengan Quinlan, Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas juga menganggap pernyataan Anning itu sangat menyesatkan dan tidak dapat diterima karena mengkaitkan agama, terutama Islam, dengan tindakan kekerasan.

Menanggapi hal itu, Quinlan sepakat bahwa pernyataan salah satu senator negaranya itu sangat tidak bisa diterima bahkan oleh seluruh komunitas dan jajaran pemerintah Australia.

Ia menegaskan pernyataan Anning, senator dari negara bagian Queensland itu, bertentangan dengan prinsip yang diterapkan masyarakat Australia.

“Karena tuduhan terhadap suatu agama apa pun, agama apa pun, itu bertentangan dengan prinsip masyarakat Australia,” kata Quinlan. (*/dbs)

 

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
25 May 2024 - 12:41
Terjadi Lagi, Bus Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan di Sumsel

WARTAPENANEWS.COM – Kecelakaan bus rombongan study tour kembali terjadi, kali ini dialami oleh bus membawa rombongan study tour Sekolah Dasar (SD) yang diduga dari Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera

01
|
25 May 2024 - 11:38
Di Wilayah Ini, Kendaraan Tanpa Pelat Nomor Makin Marak

WARTAPENANEWS.COM –  Kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil tanpa pelat nomor (TNKB) kembali marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ironisnya, para pengemudi kendaraan ini rata-rata mengemudi secara ugal-ugalan

02
|
25 May 2024 - 10:39
Makin Meluas, Ada 47 RT di Jakarta yang Terendam Banjir

WARTAPENANEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mulai Jumat (24/5), menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, Sabtu (25/5). BPBD DKI melaporkan, banjir siang ini meluas hingga ke

03