30 Januari 2023 - 14:27 14:27
728x90

Peretas Mengintai, BSSN Siap Amankan Pemilu

WartaPenaNews, Jakarta – Pemerintah berupaya meredam potensi ancaman dan gangguan dalam pelaksanaan pemilu serentak 17 April mendatang. Termasuk yang berkaitan dengan ranah siber. KPU sebagai penyelenggara pemilu sudah menggaet Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna membantu mereka. BSSN pun membentuk satuan tugas khusus untuk menangkal serangan siber yang berpotensi muncul.

Sekretaris Utama BSSN Syahrul Mubarak menyatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan kelancaran pemilu. “Saya ibaratkan KPU sebagai sebuah rumah. Kami menyiapkan penjaga, membuat teralis, jendela, pintu, pasang CCTV, melihat orang yang lalu-lalang,” terangnya, kemarin (17/3). Dengan demikian, tamu tak diundang tidak bisa masuk sembarangan.

Syahrul memastikan bahwa satuan tugas yang dibentuk instansinya bekerja 24 jam. Itu penting lantaran serangan siber bisa datang kapan saja. Baik dari dalam maupun luar negeri. “Sebisa mungkin kami merespons secepatnya,” tegasnya.

Berdasar data milik BSSN, sepanjang tahun lalu, jumlah serangan siber yang masuk Indonesia mencapai 205 juta. Dengan kondisi saat ini, bisa jadi grafiknya meningkat lagi. Itu sangat mungkin terjadi lantaran tahapan pemilu sudah bergulir, bahkan sudah kian dekat dengan tahap puncak. Yakni, pencoblosan di TPS. “Jadi, mungkin (serangan siber) nggak berhenti,” jelasnya.

Untuk itu, Syahrul menyebut, pengawasan dan penangkalan oleh instansinya juga tidak boleh berhenti. “Yang berkaitan mengganggu dalam konteks keamanan siber itu akan kami tanggulangi,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Syahrul, langkah konkret yang sudah dilakukan BSSN adalah berkoordinasi secara langsung dengan perusahaan yang memiliki platform media sosial seperti Facebook dan Twitter. “BSSN menilai penyedia platform media sosial harus ikut bertanggung jawab sebagai entitas penyelenggara ruang siber di Indonesia,” terangnya.

Menurut BSSN, peran mereka penting. Sebab, mereka bisa membantu menanggulangi penyebaran konten negatif di media sosial. “Mereka jangan sampai hanya memetik buah manis banyaknya pengguna yang tersebar di Indonesia. Mereka juga harus lebih serius, responsif, dan lebih nyata dalam mengeliminasi berbagai konten negatif yang banyak kita jumpai,” imbuhnya.

Untuk itu, BSSN menekankan, penyedia platform media sosial harus turut serta memerangi konten negatif. Apalagi yang banyak beredar selama tahapan pemilu bergulir.

Terpisah, Direktur Deteksi Ancaman Deputi I BSSN Sulistyo menambahkan, instansinya tidak berhenti memberikan masukan untuk KPU. Selama ini, masukan itu selalu cepat mendapat respons. Dengan begitu, dia pun optimistis serangan siber yang masuk tidak akan mengganggu pemilu. “Perihal isu lain yang berkaitan KPU diretas, segera diidentifikasi dan diperbaiki,” tegasnya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03