21 June 2024 - 07:27 7:27

Polda Jatim Gagalkan Penjualan Komodo Senilai Ratusan Juta Rupiah

WartaPenaNews, Jakarta – Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap jaringan perdagangan satwa liar yang menyelundupkan 41 ekor komodo ke luar negeri. Berdasarkan laporan, penyelundupan itu dilakukan dengan cara diperjualbelikan malalui media sosial Facebook.

“Yang jelas dikirim di tiga negara di wilayah Asia Tenggara, melalui Singapura,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, kepada wartawan, Rabu (27/3).

Yusep mengatakan, pihaknya telah mengamankan lima ekor bayi komodo di Surabaya dari operasional jaringan tersebut. “Perdagangan komodo ini lingkupnya internasional, satu ekor komodo bisa dijual dengan harga Rp 500 juta,” jelasnya.

Komodo-komodo tersebut, kata Yusep diambil dari Pulau Flores, dan sudah melalui beberapa tangan dalam penjualannya dengan harga yang berbeda pula. Tangan pertama menjual dengan harga Rp 6-8 juta, dan tangan kedua dijual dengan harga Rp 15-20 juta.

Sampai saat ini sudah ada sembilan pelaku yang diamankan polisi dari beberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka ditangkap di Semarang dan Surabaya. “Masih ada satu lagi pelaku utama yang saat ini masih buron,” ujarnya.

Tidak hanya menjual komodo, jaringan ini juga terbukti menjual beberapa satwa liar seperti Binturong, Kaka Tua Jambul Kuning, Kaka Tua Maluku, Burung Nuri Bayan, Burung Perkicing, Trenggiling, dan Berang-berang.

“Hewan-hewan ini dijual untuk obat tradisional. Komodo dapat digunakan untuk membuat antibiotik,” kata komisioner polisi di Jawa Timur, Rofiq Ripto Himawan.

Kepolisian menetapkan, hukuman penjara selama 10 tahun dan denda untuk perdagangan hewan langka. Meskipun ada hukuman, perdagangan masih tersebar luas di seluruh bagian kepulauan Indonesia. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
21 June 2024 - 06:37
BMKG: Sejumlah Wilayah di Indonesia Masih Berpotensi Hujan Lebat hingga 27 Juni

WARTAPENANEWS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat sepekan ke depan atau periode 21 hingga 27 Juni 2024 mendatang. “Pada bulan Juni 2024 sebagian

01
|
21 June 2024 - 06:12
Penggunaan Antivirus Kaspersky Dilarang di Negara Ini

WARTAPENANEWS.COM – Departemen Perdagangan AS pada Kamis (20/6/2024) mengeluarkan larangan penggunaan perangkat lunak (software) buatan perusahaan keamanan multinasional Rusia, Kaspersky Lab, di wilayah Amerika Serikat. Pada Kamis, Departemen Perdagangan AS

02
|
21 June 2024 - 05:31
Longsor Terjang Polewali Mandar

WARTAPENANEWS.COM – Curah hujan tinggi dalam durasi kurang lebih tiga jam memicu terjadinya tanah longsor di wilayah Kecamatan Tu'ubi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (12/6). "Hasil kaji cepat

03