20 May 2024 - 02:15 2:15

Polisi Berhasil Bongkar Industri Tembakau Gorilla di Kawasan Palmerah

WartaPenaNews, Jakarta – Aparat kepolisian Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, kembali mengungkap pabrik narkoba jenis tembakau gorilla di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Dari hasil pengungkapan ini, sebanyak empat pelaku ditangkap, beserta barang bukti.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga menjelaskan, keempat pelaku ini antara lain AP, SNJ, MAH, dan O. Mereka terbukti terlibat dalam proses produksi sampai penjualan tembakau gorilla ini.

“Mereka semua terlibat dalam proses produksi dan penjualan. Bahkan beberapa diantara keempat pelaku ini juga mengkonsumsi tembakau gorilla ini,” kata Indrawienny di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu 6 Januari 2021.

Menurut Indrawienny, pengungkapan ini berawal dari penangkapan AP pada akhir Desember 2020. Setelah dilakukan pengembangan, polisi kemudian melakukan penangkapan pihak home industri yang dikelola MAH.

“Ia membuat tembakau bibit gorila dicampur dengan alkohol. Awalnya kami tangkap satu pelaku, kemudian dilakukan pengembang dan mendapatkan pelaku yang lainnya,” jelasnya.

Pada saat melakukan pengembangan terhadap MAH, tersangka AP mencoba melarikan diri dan aparat melakukan tindakan tegas terukur dengan menembaknya di kaki. Dari lokasi penangkapan, aparat berhasil menemukan barang bukti tembakau gorilla sebanyak tiga kilogram.

“Di sana kami sita sekitar 3.000 gram atau tiga kilogram tembakau gorilla dan sisanya 27 gram. Mereka menjual per-linting dengan harga Rp300 ribu,” katanya.

Menurut Indrawienny, penjualan dilakukan lewat daring dan media sosial. Para pelaku sudah setahun ini beroprasi. Sasarannya adalah anak muda.

“Kalau gorilla ini kebanyakan anak muda yang beli. Tembakau gorilla ini seperti ganja karena dia makai bahan kimia campuran,” sebutnya.

Ia menambahkan, bahwa para pelaku mengaku belajar membuat tembakau ini melalui komunitas dan aplikasi media sosial.
“Mereka ini memiliki komunitas yang saling bertukar informasi soal pembuatan tembakau gorilla. Mereka belajar dari sana,” tambahnya.

Efek dari tembakau gorilla ini sangat berbahaya. Apalagi peminatnya kebanyakan anak muda, yang mana akan membuat teler hingga merusak saraf.

“Motif orang beli ini untuk happy, untuk dia senang. Padahal bisa membuat halusinasi sama seperti ganja bahkan lebih parah merusak ke otak,” ujarnya.

Para pelaku dikenakan pasal 114 subsider 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
18 May 2024 - 12:19
Sosok Ayah Pacar Vina Cirebon Ternyata Seorang Perwira Polisi

WARTAPENANEWS.COM –  Ternyata sosok ayah pacar Vina Cirebon yang tewas dibunuh seorang Perwira Polisi. Diketahui, kasus Vina kembali jadi perhatian masyarakat setelah diangkat ke layar lebar pada 2024 dengan judul

01
|
18 May 2024 - 11:17
Gegara Perang Gaza, Ada Perpecahan Dalam Kabinet Israel

WARTAPENANEWS.COM –  Satu demi satu perpecahan dalam kabinet Israel terkait perang di Gaza mulai terungkap. Menteri Pertahanan Yoav Gallant secara terbuka menuntut strategi yang jelas dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,

02
|
18 May 2024 - 10:15
Pejabat Kemenhub yang Buat Sumpah Sambil Injak Al-Quran, Dilaporkan ke Polisi

WARTAPENANEWS.COM – Pejabat Kementerian Perhubungan bernama Asep Kosasih dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama. Laporan itu dibuat berdasarkan sebuah video viral yang menampilkan Asep sedang melakukan sumpah

03