WARTAPENANEWS.COM – Polres Tasikmalaya Kota menyelidiki kasus dugaan malapraktik yang dilakukan bidan di Klinik A di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Keluarga pasien melaporkan klinik tersebut karena dianggap tidak memberikan pelayanan yang baik. Bayi mereka yang baru lahir dengan berat 1,5 kg tidak dirawat dalam inkubator atau diberi rujukan untuk pelayanan lebih lanjut ke RS.
Bayi tersebut malah dijadikan konten untuk promosi klinik tanpa izin keluarga. Sehari setelah itu, bayi meninggal dunia atau pada Selasa (14/11).
Polisi sudah memeriksa enam saksi untuk mengusut kasus ini. Namun, polisi tak merinci siapa saja saksi yang diperiksa.
“Sampai saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan kepada enam orang saksi, baik dari pihak keluarga korban maupun tenaga medis,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP SY Zainal Abidin di kantornya, Rabu (22/11).
Polisi juga bekerja sama dengan dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk menyelidiki kasus ini. Soal dugaan malapraktik, polisi juga belum bisa menyimpulkan.
“Kami belum bisa simpulkan (ada malapraktik) karena kami masih mengumpulkan berbagai keterangan terkait SOP penanganan lahirnya bayi di klinik tersebut sesuai dengan kaca mata kesehatan agar rangkaian peristiwanya utuh, baru dilakukan gelar apakah ada tindak pidana atau tidak,” ucapnya. (mus)