26 May 2024 - 04:37 4:37

Polri Ungkap 15 Daerah Rawan Konflik Pemilu

WartaPenaNews, Jakarta – Polri menyampaikan ada 15 daerah paling rawan gangguan selama Pemilu 2019 berlangsung. Di urutan pertama, daerah yang paling rawan adalah Papua Barat.

Sejumlah data terbaru menunjukkan adanya potensi konflik, salah satunya upaya kelompok penganggu seperti Papua. Hal itu disampaikan Karopenmas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Aula Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/1).

“Ada 15 wilayah yang tertinggi, di antaranya Papua Barat, Papua, Maluku Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Lampung, Sumatera Barat, Jambi, DIY, NTB, NTT, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah,” ungkap Dedi.

Jenderal bintang satu itu menjelaskan, tingkat kerawanan ini diukur dari sejumlah parameter seperti konteks sosial politik, penyelenggaraan yang bebas dan adil, kontestasi, dan partisipasi. “Terkait kerawanan, di Papua Barat terkait gangguan dan ancaman dari kelompok KKP,” ucap Dedi.

Dedi mengatakan TNI dan Polri juga melakukan pemetaan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. “Semua sudah kita lakukan mapping dan profiling. Kerawanan kira-kira apa saja yang nanti akan terjadi, dan pada tahapan apa saja yang harus kita all out,” ungkap Dedi.

Intinya,sambung dia , tingkat kerawanan Pemilu Serentak 2019 nantinya jauh lebih besar dibandingkan saat Pilkada 2018 silam. Pemilu 2019 lebih rumit, kompleks, dan massal dibandingkan Pemilu lalu. Sebab, secara serentak akan dilakukan pemilihan anggota legislatif, presiden dan wapres.

“Tingkat kerawanan pun berbeda. Kalau pilkada hanya tingkat daerah, kalau ini sampai kecamatan, kabupaten, provinsi, rawan,” kata Dedi.

Polri juga melakukan giat patroli siber selama masa kampanye. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya black campaign atau kampanye negatif dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkapkan, Polri tengah menyiapkan rancangan pengamanan daerah pemilihan. Nantinya di setiap Dapil akan ditempatkan perwira yang didatangkan langsung dari Polda. Perwira itu akan menjadi koordinator pengamanan Dapil.

“Perwira tersebut yang kemudian bersama Muspida akan melakukan serangkaian pencegahan konflik agar Pemilu tetap lancar,” tandasnya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
25 May 2024 - 12:41
Terjadi Lagi, Bus Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan di Sumsel

WARTAPENANEWS.COM – Kecelakaan bus rombongan study tour kembali terjadi, kali ini dialami oleh bus membawa rombongan study tour Sekolah Dasar (SD) yang diduga dari Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera

01
|
25 May 2024 - 11:38
Di Wilayah Ini, Kendaraan Tanpa Pelat Nomor Makin Marak

WARTAPENANEWS.COM –  Kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil tanpa pelat nomor (TNKB) kembali marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ironisnya, para pengemudi kendaraan ini rata-rata mengemudi secara ugal-ugalan

02
|
25 May 2024 - 10:39
Makin Meluas, Ada 47 RT di Jakarta yang Terendam Banjir

WARTAPENANEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mulai Jumat (24/5), menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, Sabtu (25/5). BPBD DKI melaporkan, banjir siang ini meluas hingga ke

03