30 Januari 2023 - 16:07 16:07
728x90

Polri Ungkap 15 Daerah Rawan Konflik Pemilu

WartaPenaNews, Jakarta – Polri menyampaikan ada 15 daerah paling rawan gangguan selama Pemilu 2019 berlangsung. Di urutan pertama, daerah yang paling rawan adalah Papua Barat.

Sejumlah data terbaru menunjukkan adanya potensi konflik, salah satunya upaya kelompok penganggu seperti Papua. Hal itu disampaikan Karopenmas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Aula Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/1).

“Ada 15 wilayah yang tertinggi, di antaranya Papua Barat, Papua, Maluku Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Lampung, Sumatera Barat, Jambi, DIY, NTB, NTT, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah,” ungkap Dedi.

Jenderal bintang satu itu menjelaskan, tingkat kerawanan ini diukur dari sejumlah parameter seperti konteks sosial politik, penyelenggaraan yang bebas dan adil, kontestasi, dan partisipasi. “Terkait kerawanan, di Papua Barat terkait gangguan dan ancaman dari kelompok KKP,” ucap Dedi.

Dedi mengatakan TNI dan Polri juga melakukan pemetaan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. “Semua sudah kita lakukan mapping dan profiling. Kerawanan kira-kira apa saja yang nanti akan terjadi, dan pada tahapan apa saja yang harus kita all out,” ungkap Dedi.

Intinya,sambung dia , tingkat kerawanan Pemilu Serentak 2019 nantinya jauh lebih besar dibandingkan saat Pilkada 2018 silam. Pemilu 2019 lebih rumit, kompleks, dan massal dibandingkan Pemilu lalu. Sebab, secara serentak akan dilakukan pemilihan anggota legislatif, presiden dan wapres.

“Tingkat kerawanan pun berbeda. Kalau pilkada hanya tingkat daerah, kalau ini sampai kecamatan, kabupaten, provinsi, rawan,” kata Dedi.

Polri juga melakukan giat patroli siber selama masa kampanye. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya black campaign atau kampanye negatif dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkapkan, Polri tengah menyiapkan rancangan pengamanan daerah pemilihan. Nantinya di setiap Dapil akan ditempatkan perwira yang didatangkan langsung dari Polda. Perwira itu akan menjadi koordinator pengamanan Dapil.

“Perwira tersebut yang kemudian bersama Muspida akan melakukan serangkaian pencegahan konflik agar Pemilu tetap lancar,” tandasnya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03