7 Februari 2023 - 09:14 9:14

Tersangka Kasus Percobaan Pembobolan Bank Mandiri Ajukan Banding

WartaPenaNews, Jakarta – Murfy Aditya Putra terdakwa kasus pidana percobaan pembobolan rekening nasabah Bank Mandiri Prioritas yang divonis bersalah mengajukan banding. Sales sepeda motor ini divonis hukuman 1 tahun 8 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (5/3/2019).

Pengacara Murfy, Riesqi Rahmadiansyah kepada redakwa mengatakan, banding terpaksa diajukan karena jaksa penuntut umum telah mengajukan banding agar hukuman Murfy diperberat. Sebelumnya penuntut umum menuntut terdakwa dengan hukuman 2 tahun 6 bulan.

“Sebenarnya kita tidak mau banding, karena keluarga sudah terima, karena anaknya terlibat pemalsuan KTP, walau sebenarnya cukup berat bagi kami,” kata Riesqi ketikan dihubungi di Jakarta, Jumat, (Maret 2019.

Sebelumnya, Murfi Aditya Putra divonis bersalah karena terbukti terlibat tindak pidana percobaan rekening nasabah prioritas atau disingkat pembobolan Bank Mandiri Cabang Kebon Jeruk, Jakarta akan mengajukan banding.

Hakim menyatakan Murfy bersalah melanggar Pasal 263 juncto Pasal 56 KUHP karena melakukan pemalsuan dokumen.

Menurut Riesqi, putusan hakim untuk menjerat Murfy dengan Pasal 56 KUHP – bukan dengan Pasal 55 sesuai tuntutan jaksa – ganjil. Karena pasal primer yang sangkakan oleh jaksa kepada Murfy tidak terbukti. Hal inilah yang lantas menjadi celah bagi terdakwa untuk mengajukan banding.

“Mudah-mudahan hakim pengadilan tinggi bisa melihat bahwa tidak terbuktinya pasal 263 juncto pasal 56 ini sebagai dasar untuk membebaskan Murfy,” dia melanjutkan.

Kasus ini terjadi tahun lalu dimana tiga tersangka lainnya, yaitu Sri Agus dan Abdul Muis
mendatangi Bank Mandiri Cabang Kebon Jeruk dengan membawa sejumlah dokumen pencarian dana atas nama nasabah Sumadi Gunawan. Termasuk dalam dokumen itu adalah KTP.

Pelaku meminta bank mentransfer uang Rp 45 miliar ke beberapa rekening, serta meminta Rp 5 miliar secara tunai. Dalam proses pencarian uang tunai, pihak bank mendapat telepon dari Sumadi Gunawan yang membantah menyuruh melakukan pencarian. Para pelaku lantas ditangkap oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat.

Dalam kasus ini, Murfy membantah terlibat dalam percobaan pembobolan rekening. Menurut dia, terdakwa lain bernama Dewa hanya memintanya membuat KTP tanpa memberi tahu tujuan sebenarnya. Menurut Murfy, temannya tersebut minta dibuatkan KTP untuk keperluan leasing.

Dalam kasus percobaan pembobolan bank tersebut, hakim PN Jakarta Barat juga telah memvonis pelaku lain yaitu Sri Agus dan Abdul Muis dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. Selanjutnya, Akbar dan Dewa dengan hukum 1 tahun 8 bulan penjara. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
7 Februari 2023 - 07:29
BPOM Selidiki Kasus Gagal Ginjal yang Menewaskan 1 Anak

wartapenanews.com - Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak (GGAPA) ditemukan lagi setelah lama 'menghilang'. Hal itu disampaikan epidemiolog UI Pandu Riono yang biasa berkoordinasi soal surveilans kesehatan di Ibu Kota. "Terdeteksi

01
|
7 Februari 2023 - 07:06
Gempa Susulan 5,2 Magnitudo, Kali Ini Berpusat di Muara Binuangeun Banten

wartapenanews.com - Gempa susulan terjadi di Banten, kali ini berpusat di Muara Binuangeun dengan kekuatan 5,2 magnitudo, Selasa (7/2). Gempa itu terjadi setelah beberapa detik atau tepatnya pukul 07.35 WIB.

02
|
7 Februari 2023 - 06:29
Man City Terserat Kasus dan Terancam Pengurangan Poin hingga Degradasi

wartapenanews.com - Manchester City terancam hukuman berat berupa pengurangan poin hingga degradasi setelah Premier League mendakwa mereka. The Citizens didakwa atas lebih dari 100 pelanggaran Financial Fair Play (FFP) selama

03